Tahun 2022 terbilang jadi tahun yang menggemparkan A24 dengan drama-drama keluarga problematik seperti “Aftersun” sampai “Everything Everywhere All at Once.” Kali ini yang saya bahas ada “The Whale,” produksi lain A24 yang menuai Oscar untuk penampilan Brendan Fraser.

Ada satu kesalahan yang saya lakukan saat menyaksikan film ini, makan. Film ini dibuka dengan memperkenalkan kita pada sosok Charlie, diperankan oleh Brendan Fraser, yang mengidap obesitas akut. Ia amat terobsesi dengan makanan. Maklum, semua itu dilakukannya sebagai pelampiasan semenjak meninggalnya pasangan hidupnya, Alan.

the whale
Courtesy of A24, Protozoa Pictures © 2022

Kondisinya yang terbilang menjijikkan, membuatnya harus menutup diri dari kelas yang diajarnya. Sehari-hari Ia mengajar di sebuah Universitas melalui platform daring, dan Ia mematikan kameranya. Di apartemennya yang terbilang luas, pria bertubuh besar ini hanya menghabiskan sebagian besar waktunya di ruang utama. Ia duduk manis di sofanya. Kadang sambil makan, mengajar, ataupun menonton porno.

Suatu ketika, tanpa sengaja datanglah Thomas, seorang pria misionaris yang diperankan oleh Ty Simpkins. Semua berangkat semenjak Charlie yang tiba-tiba sulit bernapas. Celakanya, ketika Thomas mendatanginya, Ia sedang asik menonton porno. Di tengah kondisinya yang berupaya menghirup udara, Charlie meminta Thomas untuk membacakannya sebuah tulisan esai tentang Moby Dick, si paus raksasa.

the whale
Courtesy of A24, Protozoa Pictures © 2022

Tak lama kemudian, kita diperkenalkan dengan Liz, seorang perawat yang juga teman Charlie, yang diperankan oleh Hong Chau. Liz memeriksa Charlie dan menemukan jika Ia mengalami gagal napas akut dengan tensi yang amat tinggi. Ia memaksa Charlie untuk pergi ke rumah sakit. Akan tetapi, alih-alih tidak punya asuransi kesehatan dan tidak mau berhutang, Charlie menggagalkan permintaan temannya itu.

Selain itu, penonton juga akan berkenalan dengan Ellie, diperankan oleh Sadie Sink, yang merupakan putri semata wayang Charlie. Ellie, yang telah ditinggal sang Ayah semenjak berusia 8 tahun, memiliki kepahitan tersendiri. Ia tidak menyangka jika Ayahya rela meninggalkan keluarganya demi hidup bersama dengan seorang murid laki-lakinya. Alhasil, Ellie yang rumit ini bertemu dengan Charlie yang ingin memulai kembali di tengah kondisinya yang sekarat.

the whale
Courtesy of A24, Protozoa Pictures © 2022

“The Whale” adalah sebuah adaptasi dari sebuah drama oleh Samuel D. Hunter. Film ini kemudian disutradarai oleh Darren Aronofsky, yang sebelumnya sempat kita kenal melalui “Mother!” dan “Black Swan.” Secara penyajian, film yang hampir berdurasi 2 jam ini menawarkan cerita dari kombinasi tema yang rumit: anak broken home, ayah gay yang obesitas dan terobsesi dengan makanan, misionaris dengan misi terselubung, sampai masalah harta gono gini.

Dari segi cerita, “The Whale” terbilang minimalis. Sepanjang film, penonton akan terfokus dengan tempat tinggal Charlie, mengingat sehari-hari Ia menghabiskan waktunya disana. Charlie akan duduk di sofa, sementara pemain-pemain lain akan masuk keluar seiring dengan scene. Diantara ketidakhadiran pemain lain, penonton akan didramatisasi dengan masalah-masalah sepeleh yang jadi tidak sepeleh dengan keterbatasan dari seorang Charlie.

the whale
Courtesy of A24, Protozoa Pictures © 2022

Saya mungkin setuju dengan pendapat Ellie di film ini, jikalau Charlie memang menjijikan. Yup, saya setuju. Nafsu makan saya tiba-tiba lenyap seiring menyaksikan Charlie yang menyantap makanan dengan luar biasa. Walaupun dulu, saya amat menggemari menyaksikan ‘TV Champion’ dengan lomba-lomba makannya, dan malah terobsesi untuk mencobanya. Kalau yang ini, tentu sebaliknya.

Dari segi cerita, selain pencampuran tema diatas, Aronofsky juga memasukkan pandangan-pandangan akan agama, yang sedikit mengingatkan saya bagaimana kegagalannya dengan “Mother!” Biarpun tidak terasa begitu kental, nya setidaknya disini dibahas tentang masalah cinta, kehidupan yang baru, sampai kehidupan daging.

Walaupun dari segi cerita “The Whale” terasa begitu rumit, namun sebetulnya saya menyukai bagaimana film ini mengumbar detil-detil kecil yang akhirnya membuat penonton paham dengan ceritanya. Cuma saja, setelah memahaminya, tidak ada sesuatu yang wah dari ceritanya.

the whale
Courtesy of A24, Protozoa Pictures © 2022

Salah satu yang patut diapresiasi dari “The Whale” adalah kemampuan akting ensemble cast-nya. Saya amat memuji bagaimana Brendan Fraser yang saya masih ingat jelas lewat perannya dalam “The Mummy” kini hadir sebagai laki-laki berumur yang tidak berdaya namun menjengkelkan. Memerankan sosok Charlie tentu tidak mudah. Kondisi sekarat sekaligus cara berpikirnya yang beda sendiri membuat Fraser memerankannya sebagai permainan akting terbaik di sepanjang karirnya.

Di sisi lain, juga ada Hong Chau, yang sebelumnya sempat mencuri perhatian melalui “Downsizing” ataupun “The Menu.” Aktris asal Thailand ini lagi-lagi memerankan karakter serius yang sebetulnya tulus. Saya kini paham, mengapa karakter Liz yang tahu bagaimana kesehatan Charlie, tetap memberikannya makanan favoritnya. Tak ketinggalan, penampilan Ty Simpkins, Sadie Sink dan bahkan Samantha Morton juga perlu diperhitungkan.

Secara penyajian, “The Whale” dihadirkan dengan aspect ratio 1.33:1, yang lazim dipakai film-film lama. Film ini juga efek makeup yang cukup fantastik. Kalau tidak percaya, lihat saja bagaimana Brendan Fraser berhasil disulap untuk terlihat disgusting. Detil ini tidak hanya di bagian perut saja, namun Anda akan dibuatnya menganga ketika melihat karakter Charlie berdiri.

Akhir kata, “The Whale” terbilang sebagai film dengan cerita yang busuk, namun penampilan yang luar biasa. Walaupun dari segi premis sebetulnya sudah memiliki ciri khas, film ini terasa semakin tenggelam sampai ke akhir. Drama keluarga yang dibawa juga kurang berkesan, terlepas dari ensemble-nya yang terbilang benar-benar menghadirkan method acting yang amat berkelas. Alhasil, jadi campur aduk.

The Whale (2022)
R, 117 menit
Drama
Director: Darren Aronofsky
Writer: Samuel D. Hunter
Full Cast: Brendan Fraser, Sadie Sink, Hong Chau, Ty Simpkins, Samantha Morton, Sathya Sridharan, Jacey Sink
#704 – The Whale (2022) was last modified: April 15th, 2023 by Bavner Donaldo