Perlu diakui, dunia sudah semakin padat. Perkembangan jumlah populasi manusia yang diiringi dengan pertumbuhan industri yang memicu pengurangan area hijau, berhasil mempercepat proses pemanasan global. Melalui “Downsizing,” Alexander Payne akan mengajak penonton mengikuti sebuah cerita akan usaha untuk menyelamatkan bumi dengan memperpanjang peluang kehidupan manusia dengan memperkecil diri. Lho, kok bisa?

Cerita diawali dengan keberhasilan seorang professor asal Norwegia bernama Dr. Jorgen Asbjørnsen, yang diperankan oleh Rolf Lassgård, yang menemukan sebuah cairan untuk mengecilkan specimennya. Ia pun kemudian menjadi center of the attention di sebuah konferensi ilmiah. Ternyata, penemuan ini menjadi heboh sedunia. Apalagi ketika Asbjørnsen memperlihatkan kelompok sukarelawan yang ikut serta dalam eksperimen berani ini.

Courtesy of Paramount Pictures, Ad Hominem Enterprises © 2017

10 tahun kemudian, penonton akan berkenalan dengan Paul Safranek, seorang occupational therapist asal Omaha yang tertarik dengan penemuan ini. Sudah bukan menjadi sebuah fenomena, melakukan downsizing memancing banyak peluang baru. Rumah mewah, kehidupan yang baru, serta menjadi sepuluh kali lebih kaya dari saat ini. Ia pun mengajak istrinya, Audrey Safranek, yang diperankan oleh Kirsten Wiig untuk ikut serta demi kehidupan yang lebih baik.

“Downsizing” merupakan sebuah flop. Salah satu andalan Paramount di awards season kemarin memang tidak berhasil mencuri perhatian. Mungkin hanya penampilan Hong Chau saja yang berperan sebagai Ngoc Lac Tran, yang meraih sebuah nominasi Golden Globe untuk Best Supporting Actress. Sisanya, SURAM.

Courtesy of Paramount Pictures, Ad Hominem Enterprises © 2017

Alur cerita “Downsizing” terasa maju, dan dapat dipilah ke dalam beberapa babak besar. Pertama, Introduction, lalu Meet the Safranek, Leisureland, dan yang terakhir: Norway. Kisah yang dikarang oleh Alexander Payne dan Jim Taylor ini terasa cukup gagal. Mengapa? Saya merasa kesan abstrak pada alurnya membuat penonton akan berkomentar ‘What the hell is going on…’ Cerita film ini terasa mengalir, tapi terlalu bebas. Anda tidak akan menyangka dengan kelanjutan kisah Safranek, yang ketika semakin digali malah terasa semakin membosankan.

Ada yang bilang jika ketika Hong Chau masuk di dalam film ini, Ia adalah superstar di dalamnya. Mungkin. Penampilan Matt Damon memang terasa so-so, begitupun ketika sosok Christopher Waltz yang flamboyan nan kaya raya masuk ke cerita. Saat Ngoc Lan Tran mulai ada di adegan, karakter ini seakan menyetir arah cerita akan bermuara kemana.

Courtesy of Paramount Pictures, Ad Hominem Enterprises © 2017

Bagian yang paling saya sukai disini adalah adegan downsizing. Menyaksikan adegan ini membuat saya teringat sedikit dengan cara Kubrick dalam “2001: A Space Odyssey” dalma menghidupkan kesan sci-fi. Sayangnya, saya merasa ada banyak goofs dimana-mana. Seperti jumlah yang tiba-tiba tidak konsisten, sampai saat pertemuan seorang suster dengan rekan-rekan kerdilnya yang terasa sebagai permainan penuh efek.

Awalnya, saya mengira kalau kisah film ini akan menggali kehidupan para manusia downsizing, termasuk implikasi lainnya seperti hak politik, ekonomi, ataupun kehidupan mereka. Sayang, itu cuma dibahas dalam beberapa dialog yang dibiarkan begitu saja. Begitupun dengan kehidupan Safranek yang terlalu singkat untuk diselesaikan dan berlanjut dengan babak cerita yang baru.

Courtesy of Paramount Pictures, Ad Hominem Enterprises © 2017

Berdurasi lebih dari dua jam, “Downsizing” terasa begitu panjang dan membosankan. Mood meter saya meningkat tajam di awal dan turun tajam juga setelah bagian Leisureland dan stabil bersabar hingga akhir. Well, I’m quite dissappointed.

Downsizing (2017)
R, 135 menit
Comedy, Drama, Sci-Fi
Director: Alexander Payne
Writer: Alexander Payne, Jim Taylor
Full Cast: Matt Damon, Christoph Waltz, Hong Chau, Kristen Wiig, Rolf Lassgård, Ingjerd Egeberg, Udo Kier, Søren Pilmark, Jason Sudeikis, Maribeth Monroe, Jayne Houdyshell, Phil Reeves, James Van Der Beek, Alison J. Palmer, Tim Driscoll, Kristen Thomson, Kevin Kunkel, Patrick Gallagher, Linda M. Anderson, John Reynolds, Carmen Orellana, David Noonen, Bob Bezousek, Ana Marie Cox, Roland Martin, Milo Goodman, Dave Sokolowski, Michael Heathcote, Martha Girvin, Brendan Beiser, Alison Brooks, Paul Constable, Neil Patrick Harris, Laura Dern, Niecy Nash, Margo Martindale, Kerri Kenney, Donna Lynne Champlin, Don Lake, Mary Kay Place, Sherry Mandujano, Kimberly Kodatsky, Larry Mannell, Kerry-Lee Finkle, Natasha Bromfield, Raffaele Brereton, Damiãn Garth Brown, Jermaine Granville, Jeffrey Sinclair, Richard D. Leko, Jon De Leon, Howard J. Davis, Maryam Moshiri, Bill Coulter, Jeff Clarke, Juan Carlos Velis, Paul Mabon, Veena Sood, Nick Douzenis, Spiros Kontos, Maria Kontou, Peter Melatos, Loukia Papadapoulos, Paul Landais, Rodrigo Salera, Salvador Sindoni, Balaram Vilchis, Ann Bordwine Beeder, Kathryn Aboya, Brigette Lundy-Paine, Kristina Cocoli, Lina Shekhovtsova, Jeffrey R. Smith, Pepe Serna, Rose Bianco, Lidia Perez, Ramon Marroquin, Cicela Bravatti, Jorge Tello, Pamela Archer, Dalila Gamboa Diaz, Margareta Pettersson, Joaquim de Almeida, Cameron Geddes, Bjørnar Egede-Nissen, Warren Belle, George B. Seremba, Christoph Friedrich Richter, Michaela Sanielevici, Caroline Andersen, Erik Andersen, Solveig Barber, Aaron Befus, Bent Brakas, Steve Fievet, Jahkeil Goldson, David Gudjonsson, Marianne Haldorsen, Jani Hamalainen, Ida Linckert Hertzman, Erik Irwin, Anastasia Kharlamova, Ksenia Daniela Kharlamova, Aleksander Krogevoll, Elizabeth Jeanne le Roux, Tero Konttinen, Raimo Kurppa, Kristin Lyssand, Mark Makivirta, Sari Miettinen, Tanya Missirlian, Antti Muhunen, Kent Nielsen, Riita Nikolakakos, Velva Nystrom, Thomas Paloheimo, Lars Paronen, Jacob Pettersson, Kimberly Rowntree, Jorgen Runas, Michael Skretteberg, Tomas Straum, Kari Svenneby, Alari Tork, Thomas Wicks, Kristina Yedlitska
#407 – Downsizing (2017) was last modified: Desember 28th, 2020 by Bavner Donaldo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here