“Joy” merupakan sebuah film yang akan memberikan perasaan sama seperti judulnya. Film ini diangkat dari sebuah semi-autobiografi mengenai seorang pengusaha wanita bernama Joy Mangano, bagaimana Ia mampu mengejar impiannya dari kehidupannya yang sudah cukup suram.

Joy adalah seorang janda, yang uniknya masih satu atap dengan suaminya, Tony, diperankan oleh Édgar Ramirez, yang tinggal di ruang bawah tanah. Ia juga hidup bersama keluarga kecilnya: neneknya Mimi, ibunya Terry dan kedua anaknya. Ini juga ditambah dengan sang ayah, Rudy, yang diperankan oleh Robert De Niro.

185-Picture3
Courtesy Fox 2000 Pictures, TSG Entertainment, Annapurna Pictures, Davis Entertainment, 10 by 10 Entertainment © 2015

Joy hidup dengan “kesuraman”: perceraian orangtuanya, mantan suaminya yang masih menumpang, hingga kondisi ibunya yang lari dari kenyataan dengan terus menyaksikan opera sabun. Namun Joy selalu didorong oleh Mimi, “You are going to grow up, and be a strong, smart, young woman. Go to school, meet a fine young man, have a beautiful children of your own, and you’re gonna build a wonderful things that you do in your room.” Alhasil, keputusannya untuk keluar dari kenyamanan membawa dirinya ke sebuah dunia baru: bisnis.

David O. Russell, sutradara dan penulis naskah film ini, cukup menyulap kehidupan Joy Mangano menjadi sebuah inspirasi yang menyegarkan. Ia memodifikasi naskah asli Annie Mumolo, menambahkan beberapa sosok untuk mendramatisir, dan menghadirkan paket “Silver Linings Playbook” versi baru.

185-Picture7
Courtesy Fox 2000 Pictures, TSG Entertainment, Annapurna Pictures, Davis Entertainment, 10 by 10 Entertainment © 2015

Menariknya, Russell mengemas cerita ini melalui narasi Mimi, yang akan meninggal di ceritanya, namun berupaya mengisahkan perjuangan cucunya di film ini. Selain itu, dramatisasi ala-ala opera sabun 80-an, tontonan Terry di sepanjang film ini, cukup berhasil menjadi salah satu alegori bagi Joy mengenai kehidupan Ibunya, sekaligus imajinasi buruk baginya.

185-Picture1
Courtesy Fox 2000 Pictures, TSG Entertainment, Annapurna Pictures, Davis Entertainment, 10 by 10 Entertainment © 2015

Jennifer Lawrence, Robert De Niro, dan Bradley Cooper kembali hadir sebagai kombinasi yang masih agak serupa, dan cukup konsisten. Mungkin hanya peran Bradley Cooper sebagai Neil, sosok fiktif yang sengaja dibuat Russell, yang terkesan hadir “agak dipaksakan.” Diluar daripada itu, Lawrence benar-benar kembali. It’s a must watch for her fans. Penampilan Lawrence dalam film ini cukup outstanding untuk memerankan sosok Joy sebagai janda beranak dua yang kuat, tegar, dan menginspirasi.

185-Picture5
Courtesy Fox 2000 Pictures, TSG Entertainment, Annapurna Pictures, Davis Entertainment, 10 by 10 Entertainment © 2015

Diluar dari ketiganya, ada beberapa pemain yang tampil lumayan mencuri perhatian saya. Diantaranya, sosok Mimi yang diperankan oleh Diane Ladd, Terry yang diperankan oleh Virginia Madsen, dan Isabella Rosellini yang memerankan Trudy. Ketiga wanita ini berhasil memberi bumbu-bumbu cerita dalam kisah Joy: Mimi si motivator, Terry si contoh buruk, dan Trudy si pemodal.

Drama komedi ini akan cukup mungkin patut menjadi salah satu contenders di Academy Award yang ke 88, walaupun terasa seperti formula yang aman. “Joy” cukup berhasil dihadirkan sebagai tontonan inspirasi yang dikemas seru, melalui hadirnya karakter-karakter aneh di sekelilingnya dan petualangan jatuh bangkit Joy dalam membangun dinastinya sendiri.

Joy (2015)
PG-13, 124 menit
Comedy, Drama
Director: David O. Russell
Writer: David O. Russell, Annie Mumolo
Full Cast: Jennifer Lawrence, Robert De Niro, Bradley Cooper, Édgar Ramírez, Diane Ladd, Virginia Madsen, Isabella Rossellini, Dascha Polanco, Elisabeth Röhm, Susan Lucci, Laura Wright, Maurice Bernard, Jimmy Jean-Louis, Ken Howard, Ray De La Paz, John Enos III, Marianne Leone, Drena De Niro, Isabella Crovetti-Cramp, Emily Nunez, Madison Wolfe, Aundrea Gadsby, Gia Gadsby, Tomas Elizondo, Zeke Elizondo, Alexander Cook, Lori McCoy-Bell, Melissa Rivers, Donna Mills, Patrick Pitu
#185 – Joy (2015) was last modified: November 24th, 2020 by Bavner Donaldo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here