Film ini menawarkan sebuah kisah yang cukup unik. Karakter utama dalam film ini, Craig, yang diperankan oleh Keir Gilchrist, adalah seorang anak yang sedang terkena depresi. Baru bagian awal film ini, penonton sudah dipertontonkan sebuah adegan percobaan bunuh diri Craig. Alasan Craig menjadi depresi, memberikan sebuah pertanyaan yang akan menarik perhatian penonton dalam mengikuti alur cerita dari film ini.

Yah, semuanya dimulai pada hari Minggu pagi di unit gawat darurat rumah sakit Argenon. Craig dengan niat diri sendirinya memutuskan untuk meminta dibunuh. Cukup aneh memang. Atas permintaannya, akhirnya dokter yang memeriksa memutuskan untuk memberikan perawatan lebih lanjut, walaupun tidak ada sesuatu yang memang dinilai sangat mencurigakan.

Perawatan lebih lanjut tersebut ternyata adalah sebuah program, dimana Craig harus tinggal di 3 North, sebuah bagian tempat perawatan dewasa yang berhubungan dengan kelainan jiwa. Usianya memang masih remaja, tetapi karena sedang ada renovasi pada bagian perawatan remaja, membuat Ia harus bergabung dalam dunia yang penuh orang dewasa yang terbilang gila.

20-picture1
Courtesy of Focus Features, Wayfare Entertainment, Misher Films, Journeyman Pictures, Gowanus Projections, Start Motion Pictures © 2010

Awalnya, Craig tidak betah dengan kehidupan disana. Ia merasa sangat tidak pantas untuk hidup bersama dengan para “orang gila” yang hidup disana. Sayang, Dr. Eden Minerva, yang diperankan oleh Viola Davis, memberi tahu bahwa waktu minimal dari program yang Ia jalani adalah 5 hari. Bila selama 5 hari Ia mampu menunjukkan sikap yang baik dan sudah terbilang waras, Craig baru diperbolehkan pulang.

Di 3 North, Ia bertemu dengan banyak karakter-karakter. Ada Bobby, yang diperankan oleh Zach Galifianakis, yang sangat-sangat sensitif. Lalu Craig harus sekamar dengan Muqtada, yang diperankan oleh Bernard White, yang ternyata adalah seorang Mesir yang tidak pernah meninggalkan tempat tidurnya. Craig pun juga harus terbiasa dengan mandi di Shower Room yang tidak menggunakan kunci.

20-picture2
Courtesy of Focus Features, Wayfare Entertainment, Misher Films, Journeyman Pictures, Gowanus Projections, Start Motion Pictures © 2010

Rasa penyesalan kemudian timbul. Tetapi disana ada seseorang perempuan yang sebaya dengannya, bernama Noelle, yang diperankan oleh Emma Roberts. Noelle ternyata mengidap penyakit depresi yang lebih parah darinya. Noelle pun kemudian menjadi teman Craig, dimana mereka menghabiskan waktu dengan bermain bersama.

Ternyata yang membuat Craig depresi selama ini, karena Ia merasa perhatian yang diberikan oleh orang tuanya selalu pada saat waktu yang tidak tepat. Tidak hanya itu saja, Craig ternyata sangat menyukai Nia, yang merupakan pacar sahabat dekatnya. Tetapi sejak bertemu Noelle, Craig memiliki seseorang yang baru untuk dihatinya.

20-picture4
Courtesy of Focus Features, Wayfare Entertainment, Misher Films, Journeyman Pictures, Gowanus Projections, Start Motion Pictures © 2010

Para penghuni 3 North memiliki banyak kegiatan. Ada kelas seni, kelas musik, hingga ruangan bermain. Setiap masing-masing penghuni memiliki karakter dan keanehan yang berbeda, yang membuat 3 North adalah sebuah tempat yang sangatlah aneh dari kewarasan.

Film yang disutradarai oleh Anna Boden dan Ryan Fleck ini, cukup menghibur. Mereka berdua menampilkan sebuah tempat yang penuh dengan karakter-karakter unik dimana satu per satu di eksplorasi setiap sebab-akibatnya, yang secara tidak disadari oleh penonton. Sebuah film yang terbilang cukup, sebagai sebuah drama komedi dari dunia orang yang mencari kembali kewarasan mereka. Keil Gilchrist dan Emma Roberts cukup menampilkan sebuah akting yang terbilang lumayan. Roberts terlihat sangat depresi dengan mata yang gelap, sedangkan Gilchrist memperlihatkan sosok yang merasa selalu “asing” dalam 3 North. Tidak hanya itu saja, peran Galifianakis setidaknya menurut Saya lebih waras dan serius dalam film ini dibandingkan dalam “The Hangover.” Walaupun berperan sebagai orang gila, namun Ia memperlihatkan sisi kewarasannya.

20-picture7
Courtesy of Focus Features, Wayfare Entertainment, Misher Films, Journeyman Pictures, Gowanus Projections, Start Motion Pictures © 2010

Sayang, komedi orang gila yang ditawarkan dalam film ini kurang mengena, malah kehidupan Craig disini lebih mendapat perhatian dalam sisi komedi, namun kurang dalam pengekplorasian ceritanya. Film ini mampu memberikan sebuah pandangan baru untuk penonton, dimana mencoba memperlihatkan kehidupan orang gila, setengah gila dan tidak gila, serta perbedaannya, dari sisi Craig. Ini terlihat dari perbedaan kondisi kejiwaan mereka, dimana masih ada yang bisa waras dan ada yang tidak.

“It’s Kind of a Funny Story” memang tidak selucu dengan judul yang ditawarkan. Walaupun terbilang agak lucu, setidaknya film ini cukup menghibur dan akan membawa penonton jauh lebih dalam mengeksplorasi dunia para manusia yang memiliki gangguan kejiwaan.

It’s Kind of a Funny Story (2011)
PG-13, 101 menit
Comedy, Drama, Romance
Director : Anna Boden, Ryan Fleck
Writer: Anna Boden, Ryan Fleck, Ned Vizzini
Full Cast : Keir Gilchrist, Dana DeVestern, Lauren Graham, Jim Gaffigan, Karen Chilton, Zach Galifianakis, Aasif Mandvi, Jared Goldstein, Alan Aisenberg, Zoë Kravitz, Thomas Mann, Jeremy Davies, Rosalyn Coleman, Viola Davis, Lou Myers, MacIntyre Dixon, Emma Roberts, Bernard White, Novella Nelson, Matthew Maher, Molly Hager, Ato Blankson-Wood, Adrian Martinez, Daniel London, Caitlin Kinnunen, Stephen Scott Scarpulla, Jee Young Han, Leo Allen, Morgan Murphy, Billy McFadden, Susan Blommaert, Mary Birdsong, Ethan Herschenfeld, Ben Folstein, Kenya Brome, Delia Reed, Stewart Steinberg
#20 – It’s Kind of a Funny Story (2011) was last modified: Mei 29th, 2021 by Bavner Donaldo