Kata orang, hidup selalu berputar. Adakalanya waktu untuk bersinar di atas, ada pula waktu untuk di bawah. Kali ini, sebuah film independen asal Korea Selatan berjudul “Lucky Chan-Sil” akan membawa penonton untuk masuk ke dalam kehidupan seorang Chan-Sil, pasca kejatuhannya.

            Lee Chan-Sil, diperankan oleh Kang Mal-Geum, baru saja selesai untuk merayakan prosesi selametan untuk projek film terbarunya. Sehabis itu, bersama sutradara Ji, yang diperankan oleh Seo Sang-Won, beserta beberapa pemeran dan kru, kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan minum-minum. Mereka pun bermain permainan kelompok seperti tunjuk satu rekan, ataupun suit berjamaah. Yang kalah pun mendapat hukuman, harus minum. Akan tetapi, masalah dimulai ketika sutradara Ji melakukan hukumannya dan tiba-tiba tidak sadarkan diri. Sang sutradara pun harus meninggal di kala produksi belum berjalan.

lucky chan-sil
Courtesy of Youn © 2019

            Kepergian Ji ternyata memberikan pukulan yang amat dalam bagi Chan-Sil. Ia kemudian tinggal di sebuah rumah di atas bukit, yang dimiliki oleh seorang nenek tua, yang diperankan oleh Youn Yuh-Jung. Ketika Chan-Sil merasa semakin depresi karena projek yang tertunda, cobaan malah bertambah ketika Ia diberitahu untuk tidak dilibatkan dalam projek yang telah digarapnya itu. Untungnya, salah satu pemain dalam projek itu, Sophie, yang diperankan oleh Yoon Seung-Ah, berniat untuk membantu Chan-Sil. Chan-Sil kemudian mengisi hari-harinya dengan menjadi asisten rumah tangga di rumah Sophie, demi memenuhi kebutuhannya.

lucky chan-sil
Courtesy of Youn © 2019

               Ternyata tidak semudah itu di Korea. Sebagai bagian dari dunia entertainment, Ia harus rela menjadi santapan infotainment, terutama dengan profesi barunya yang amat jomplang. Di saat yang sama, Ia pun berkenalan dengan Kim Yeong, diperankan oleh Bae Yoo-Ram, yang merupakan guru privat Bahasa Perancis Sophie. Kehadiran Yeong malah memberikan semangat baru bagi Chan-Sil. Tak ketinggalan, Chan-Sil pun berkenalan dengan hantu yang mengaku aktor Leslie Cheung, yang diperankan oleh Kim Young-Min. Sebuah bagian episode hidup yang mungkin tidak pernah Ia bayangkan.

            Film ini ditulis dan disutradarai oleh Kim Cho-Hee, serta telah dirilis pertama kali di Busan International Film Festival. Dalam festival tersebut, Kim Cho-Hee sendiri berhasil memenangkan penghargaan Directors Guild of Korea Award dan KBS Independent Film Award. Darisana, film ini kemudian hadir ke berbagai festival lainnya seperti Seoul Independent Film Festival, Osaka Asian Film Festival, sampai Virginia Film Festival. Penerimaan yang baik ini juga berhasil membuatnya masuk ke dalam nominasi ajang penghargaan film ternama di Korea, yaitu Blue Dragon Awards, Baek Sang Art Awards, sampai Buil Film Awards.

lucky chan-sil
Courtesy of Youn © 2019

Dengan kemasan sebuah art indie, “Lucky Chan-Sil” menawarkan sebuah refleksi dari seorang perempuan yang sudah memasuki usia 40. Setting Korea yang dikenal sebagai negara dengan penduduk yang biasanya engga menikah ataupun menikah di usia yang lebih tua ini, menjadi sebuah kemasan yang menarik. Chan-Sil, menjadi potret wanita Korea, digambarkan sebagai seorang perempuan independen yang menghabiskan masa mudanya untuk mengejar karir. Di tengah kejatuhannya, Ia menyadari bila Ia amat membutuhkan perhatian, kasih sayang dan dukungan. Film ini juga menyoroti topik kesendirian. Masalah loneliness begitu terasa ketika Chan-Sil mengamati bagaimana orang-orang disekitar yang juga hidup sendiri melihat hidup mereka.

lucky chan-sil
Courtesy of Youn © 2019

Dari segi penampilan, Kang Mal-Geum terbilang oke memperlihatkan bagaimana seorang perempuan yang tengah mengalami stress dan depresi, yang berupaya keluar dari halusinasi, sekaligus mempertanyakan kembali tujuan kehidupannya. Yang disayangkan, karakter Chan-Sil yang terkesan selalu apes ini kurang mengena. Dari sisi pendukung di film ini juga diramaikan oleh aktris veteran Youn Yuh-Jung yang baru-baru ini meraih Oscar lewat “Minari,” ataupun Kim Young-Min yang tengah populer dari drama “The World of the Married.” Sayangnya lagi, supporting cast di film ini juga terasa biasa saja.

lucky chan-sil
Courtesy of Youn © 2019

Secara keseluruhan, apa yang mau ditawarkan “Lucky Chan-Sil” sebetulnya akan lebih menarik jika bisa dikemas lebih komersil. Dengan model yang sangat drama, “Lucky Chan-Sil” amat terasa sebagai tontonan yang datar sebagaimana preferensi karakter Young. Dari pengambilan gambar juga tidak ada sesuatu yang begitu signifikan menarik.  Alhasil, “Lucky Chan-Sil” menjadi tontonan yang kurang memikat menurut saya, terutama bagaimana eksekusi yang dibawah ekspektasi saya sebagai penonton. Menyaksikan krisis kehidupan seorang perempuan lewat sajian datar yang dibalur sok mistis terasa benar-benar membuang waktu 96 menit Anda yang berharga. So dissapointed!

 

Lucky Chan-Sil [Chansirineun bokdo manchi] (2019)
96 menit
Drama, Fantasy, Romance
Director: Kim Cho-Hee
Writer: Kim Cho-Hee
Full Cast: Kang Mal-Geum, Youn Yuh-Jung, Kim Young-Min, Yoon Seung-Ah, Bae Yoo-Ram, Seo Sang-Won, Choi Hwa-Jung, Lee Yeong-Jin, Min Hye-In, Anastasiia Sokolova

#575 – Lucky Chan-Sil [Chansirineun bokdo manchi] (2019) was last modified: Juli 20th, 2021 by Bavner Donaldo