Kata ‘pride’ dalam bahasa Indonesia sering diartikan sebagai kepuasan ataupun kebanggaan. Di film keduanya, setelah sekian lama tidak berkecimpung di layar lebar, Matthew Warchus kembali dengan menggunakan kata ini sebagai judulnya. “Pride” merupakan film biopic tentang sebuah organisasi LGSM yang memulai perjalanan mereka, untuk saling mendukung para penambang pada era pertengahan 80-an di Inggris.

Gerakan itu bernama LGSM. Singkatan dari Lesbian and Gay Support Miners. Gerakan ini berdiri dari sebuah ide yang diutarakan oleh seorang aktivis gay, Mark Ashton, yang diperankan oleh Ben Schnetzer. Suatu malam, para aktivis LGBT yang baru saja menyelesaikan aksi demo ramah mereka berkumpul untuk berpesta. Di sela perayaan tersebut, Ashton memulai gerakannya yang digawangi dengan alasan untuk saling mendukung kegiatan pertentangan para penambang batubara dengan pemerintah Inggris kala itu. Alhasil, terkumpullah sederetan orang yang menjadi pendiri organisasi ini.

pride
Courtesy of Pathé, BBC Films, Proud Films, British Film Institute, Calamity Films © 2014

Organisasi ini memulai kegiatan mereka dengan sederhana: mengumpulkan dana dengan berdiri sambil memegang sebuah ember dan menyerukan nama organisasi mereka. Setelah dana yang terkumpul lumayan banyak, tim kecil ini kemudian mencari kelompok-kelompok penambang yang mau menerima dukungan mereka ini. Sayangnya, pada masa itu, kaum LGBT dianggap sebagai sesuatu yang menjijikan, memalukan, serta terikat erat dengan issue AIDS yang sedang berkembang. Penolakan demi penolakan pun berkembang. Hingga akhirnya suatu ketika, telepon LGSM diangkat oleh seorang nenek yang berasal dari Onllywyn, sebuah kota kecil di selatan Wales. Dari sinilah, mulailah berkembang menjadi sebuah tontonan dengan komedi yang segar, lewat hubungan yang timbul dari sebuah awkward relationship.

Tontonan yang hampir berdurasi 2 jam ini hidup dengan semangat ‘pride’ yang digembar-gemborkan. Stephen Beresford berhasil untuk menyusun ceritanya dengan cukup apik, dan berhasil diterjemahkan Matthew Warchus dengan lumayan menarik. Cerita yang tidak terlalu rumit dengan beberapa sub-cerita yang tidak keluar jalur, menjadikan film ini mudah untuk dicermati. Saya lumayan menikmati kisahnya, yang diceritakan dan ditampilkan dengan penuh semangat dan kebanggaan, seperti judulnya.

350 picture3
Courtesy of Pathé, BBC Films, Proud Films, British Film Institute, Calamity Films © 2014

Semakin berjalannya cerita film ini, terdapat perubahan fokus yang terjadi. Film ini mulai mengarah ke beberapa personal di dalam ceritanya. Tema keluarga, penolakan dari masyarakat, hingga health issues yang sangat berhubungan menjadi sub-plot cerita pelengkap yang menyentuh.

Cast film ini juga menarik untuk dicermati. Ada Imelda Staunton, Ben Schnetzer, George MacKay, Dominic West, hingga Bill Nighy. Walaupun dengan karakter yang lumayan banyak di dalam ceritanya, Warchus dan Beresford masih berhasil untuk mengelola bagian tiap karakter dengan cukup imbang. Ini membuat kadang terasa tidak ada dominasi dari suatu peran tertentu. Film ini memang lebih banyak terpusat pada LGSM dan aksi mereka.

350 picture4
Courtesy of Pathé, BBC Films, Proud Films, British Film Institute, Calamity Films © 2014

Apa yang bisa didapat dari film ini? Mungkin semangat para aktivis yang tidak menyerah akan penolakan akan status mereka. Mereka sudah diludahi, dicemooh hingga dihiraukan. Tapi, ‘bangga’ apa dengan yang mereka yang kerjakan, dan bisa bermanfaat dengan sesama. Awalnya, ide gila Ashton mungkin hanya berangkat dari hal yang sepeleh: ‘ngumpulin receh.’ But, he know how to used the publicity and making their campaign became so popular. But what’s became the main important is not about the sexuality things. But to see that  as human being, that we need to help and support each other, no matter they are straight or gay, and also why you need to educate yourself. Bravo!

Pride (2014)
R, 119 menit
Biography, Comedy, Drama
Director: Matthew Warchus
Writer: Stephen Beresford
Full Cast: Ben Schnetzer, Abram Rooney, Jim McManus, George MacKay, Monica Dolan, Matthew Flynn, Andrew Scott, Joseph Gilgun, Faye Marsay, Freddie Fox, Lucy Timmons, Jordan Metcalfe, Roger Morlidge, Dean Ashton, Chris Overton, Joshua Hill, Dominic West, Adam Ewan, Menna Trussler, Paddy Considine, Josh Rochford, Karina Fernandez, Jessie Cave, Will Haddington, Jessica Gunning, Rhodri Meilir, Dion Lloyd-Jones, Lisa Palfrey, Imelda Staunton, Liz White, Nia Gwynne, Lee Shepherd, Mary-Anne Dymond, Sophie Evans, Bill Nighy, Dyfan Dwyfor, Jack Baggs, Johnny Gibbon, Kyle Rees, Bryan Parry, Ross Waiton, Joseph Wilkins, Laura Matthews, Christian Patterson, Deddie Davies, Bronwen Lewis, Olwen Medi, Jâms Thomas, Julie Barclay, Matthew Tennyson, Jaimi Barbakoff, Ed Coleman, Matthew Seadon-Young, Tomos Eames, Alexander Perkins, Feargal Quinn, Lauren Johns, Sean Hart, Nick Blair, Bill Nash, Russell Tovey, Richard Shanks, Huw Euron, Derek Barr, Henry Garrett, David Lyndon, Neal Barry, James McGregor, Giles Cooper, Clare Lawrence Moody

#350 – Pride (2014) was last modified: Juli 11th, 2021 by Bavner Donaldo