Keinginan untuk bertemu pada cinta pertama menjadi premis “There’s Something About Mary.” Komedi akhir 90-an ini mengajak penontonnya untuk berimajinasi liar dari setiap kekonyolan yang dibuat.

Ted Stroehmann, yang diperankan oleh Ben Stiller, tidak bisa move on. Ia masih jatuh cinta pada Mary Jensen, seorang wanita yang sempat hampir menjadi prom girl-nya, yang diperankan oleh Cameron Diaz. Kondisi ini berakibat dengan niatnya untuk men-stalking Mary melalui jasa seorang polisi yang bernama Pat Healy, diperankan oleh Matt Dillon.

something about mary
Courtesy of Twentieth Century Fox Film Corporation © 1998

Ted muda, yang masih menggunakan kawat gigi dan berambut ikal panjang, benar-benar terlena dengan Mary, wanita idaman di sekolahnya. Tidak hanya cantik, Mary juga memiliki kepribadian yang baik. Ia mengingat nama Ted, dan malahan menawarkan dirinya untuk menjadi pasangan prom­-nya. Sayang, tragedi zipper menggagalkan keduanya untuk hadir dalam prom.

Kini, Mary telah di Miami. Pat Healy yang ditugaskan Ted sedang melaksanakan tugasnya. Mengikuti Mary ternyata malah memperkeruh suasana. Healy ternyata diam-diam mulai jatuh cinta pada wanita yang diikutinya selama ini. Ia kemudian mengabari Ted dengan hasil spionase palsu dan menjalankan skenario yang lain.

there’s something about mary
Courtesy of Twentieth Century Fox Film Corporation © 1998

Menyaksikan versi Director’s cut-nya yang berdurasi lebih dari 2 jam, cukup membuat saya kenyang dengan segala kekonyolan yang ditawarkan. Peter dan Bobby Farrely menghadirkan komedi konyol dan sadis yang dibawa dengan cara menyenangkan. Salah satunya adalah ketika mulut Ted yang tertancap dengan sebuah kail, dan tidak berakibat apa-apa.

Sebetulnya saya kurang menyukai komedi yang ditawarkan film ini. Segala kelucuan yang ditampilkan malah memberikan kesan garing dan aneh buat saya. Banyak hal yang memang tidak realistis, dan cukup banyak mengandung unsur dewasa. Film ini memang bukan sebuah sex comedy layaknya “Deuce Bigalow” maupun “American Pie,” namun kesan jorok yang dikaitkan agak cukup mengganggu saya. Salah satunya ketika Mary mengambil cairan sperma yang dikiranya gel rambut, lalu dipakainya untuk menata rambutnya.

courtesy of twentieth century fox film corporation © 1998
Courtesy of Twentieth Century Fox Film Corporation © 1998

Bicara penokohannya, saya suka dengan karakter Healy yang dijadikan sebagai antagonis penuh rencana. Dillon berhasil menjadi seseorang yang menyebalkan. Berbeda dengan Stiller yang digambarkan biasa-biasa saja, namun selalu penuh apes. Sedangkan karakter Mary, yang menjadi subjek dalam judul film ini, terus memberi saya pertanyaan sepanjang film, mulai dari tebakan mengenai motif Mary, sifat yang sebenarnya, hingga penasaran dengan apa yang sebetulnya dimaksud judulnya.

Film ini juga dikemas dengan lagu-lagu yang hadir di sela adegan-adegan tertentu. Lagu-lagu ini memiliki lirik yang cukup sesuai dengan situasi cerita. Tetapi entah kenapa, pembawaan dua pemusik yang kadang tanpa ekspresi malah semakin membuat saya bosan.

courtesy of twentieth century fox film corporation © 1998
Courtesy of Twentieth Century Fox Film Corporation © 1998

Hebatnya, film ini berhasil masuk ke dalam daftar AFI sebagai komedi terlucu. Sayangnya, “There’s Something About Mary” kurang berhasil memecah tawa saya. Akan tetapi kembali lagi, mungkin ini hanya karena perbedaan selera saja.

There’s Something About Mary (1998)
R, 119 menit
Comedy, Romance
Director: Bobby Farrelly, Peter Farrelly
Writer: Ed Decter, John J. Strauss, Peter Farrelly, Bobby Farrelly
Full Cast: Cameron Diaz, Matt Dillon, Ben Stiller, Lee Evans, Chris Elliott, Lin Shaye, Jeffrey Tambor, Markie Post, Keith David, W. Earl Brown, Sarah Silverman, Khandi Alexander, Marnie Alexenburg, Danny Murphy, Richard Tyson, Rob Moran, Jackie Flynn, Hillary Matthews, Willie Garson, David Shackelford, David Goryl, Lori Brener, Jeffrey P. Lerner, Cory Pendergast, Brett Favre, Warren Tashjian, Kelly Roarke, Herbie Flynn, Caryl West, Ken Rogerson, Brad Blank, Steve Sweeney, Cindy Oliver, Will Coogan, Steve Tyler, Maureen Griffin, Docky, Mariann Farrelly, Jonathan Richman, Tommy Larkins, Daniel Greene, Michael Budge, James Gifford, Sean Gildea, Zen Gesner, Tracy Anne George, Jesse Farrelly, A.B. Farrelly, Zack Lee, Valerie Bruce, Kelly O’Brien, Mike Charpentier, Peter Grundy, Michael ‘The Cannon’ Gannon, Peter Conway, Ann Conway, Susan O’Day, Heather Rosbeck, Jack Shields, Fallon Shields, Bob Grundy, Nancy Farrelly, Bill Beauchene, Kathy Beauchene, Manny Barrows, Max Murphy, Sheila Mone, Barbara O’Connor, Tim Sheehan, Richie Balsbaugh, Jim Blake, Tim Robbie, Providence Wissel, Ruth Michelle Meyer, Billy Meyer, Brian McGlaughlin, Brian Mone, John Stroehman, Pete Anicelli, Duana Knight, Kelley Schneider, Meda Thomas, Steve, Kenny, Pat, Mike, Billy Dee, Sam, Ernie, Tom, Chris, Rosie, Jeanie Flynn, Kevin Civale, Tom Leasca, Mercy Lopez, Michael Cheney, Scott Rosenberg, George Bedard, Terry Mullany, Rick Coleman, Michael Burke, Kris Meyer, Emilio Diaz, Billy Smith, Ed Nelson, Brian Stube, Don Daley, Clem Franek, Julia Hissom, James ‘Sporty’ Ahern, Robin Gau, Paul Pelletier, Monique Pelletier, Jon Mone, Nicholas Greenbury, Andrew Greenbury, Phil Rosenberg, John-Eliot Jordan, John Adamonis, Kyle Adamonis, Neil Pomfret, Ruth Pomfret, Josh Miller

#247 – There’s Something About Mary (1998) was last modified: Juli 11th, 2021 by Bavner Donaldo