Hayo siapa disini yang pernah jadi Fan Girl? Mulai dari fangirling oppa-oppa boyband asal Korea atau artis – artis? Siapa juga yang pernah menghayal jadi istri idola-nya? Pasti kalian pernah kan! Tapi tahu gak sih? Kalau sebenarnya yang kamu taksir itu pribadi dari Idol yang kamu khayalkan, jadi belum tentu yang kamu pikirin soal idol kamu itu bener. Sama kayak halnya film yang mau saya bahas kali ini. Judulnya, “Fan Girl”, bercerita tentang seorang gadis yang tergila-gila dengan idolanya tapi ternyata malah menjadi nightmare. Mau tau gimana ceritanya? Simak artikel berikut yah!

Kisah diawali dengan tokoh utama Jane (Charlie Dizon) yang berusia 16 tahun, yang sangat terobsesi dengan salah satu aktor bernama Paul Avelino (Paul Avelino). Saking ngefans-nya terhadap Paul, Jane bahkan hafal mengenai hal – hal detail tentang Paul seperti biografi dan karir dari sang idola, Paul Avelino.

fan girl
Courtesy of Black Sheep, Global Studios, Crossword Productions, Epic Media, Project 8 Projects © 2020

Suatu hari Paul mengadakan fan meeting bersama rekan artisnya Bea Alonzo untuk mempromosikan film baru mereka di salah satu mall di daerah Jane tinggal. Jane merupakan fans berat Paul, tentu saja tidak mau ketinggalan momen tersebut. Ia bahkan rela bolos sekolah demi bertemu dengan idolanya tersebut.

Namun, sayangnya saat Jane datang ke acara tersebut, ia merasa tidak dapat berdekatan langsung dengan sang idola. Karena obsesinya yang tinggi terhadap Paul, akhirnya Jane memberanikan diri untuk naik ke mobil Paul secara diam-diam. Hingga ia ikut ke suatu daerah terpencil bersama Paul. Dan dari sini lah semua terungkap secara perlahan – lahan. 

fan girl
Courtesy of Black Sheep, Global Studios, Crossword Productions, Epic Media, Project 8 Projects © 2020

Di daerah terpencil tersebut, Jane mulai mengetahui seperti apa karakter Paul Avelino yang sebenarnya. Mulai dari sosok Paul yang ia kira merupakan lelaki baik hati dan hangat, ternyata idolanya memiliki sosok kelam yang temperamen, pecandu alkohol dan pengguna narkotika. Belum selesai sampai disitu, Paul yang ia kira dulunya merupakan sang pangeran berkuda putih ternyata merupakan laki-laki kasar yang suka main tangan terhadap perempuan.

Dari sini ini jugalah sosok Jane harus belajar untuk tidak mudah percaya dengan orang yang baru ia kenal. Karena worst part dari film ini, Paul jugalah yang akhirnya merusak Jane, mulai dari menjejalinya dengan minuman keras, rokok, narkotika, hingga mengambil keperawanannya. Hal ini tentu saja membuat Jane belajar banyak hal dari perjalanannya tersebut.

fan girl
Courtesy of Black Sheep, Global Studios, Crossword Productions, Epic Media, Project 8 Projects © 2020

Walaupun secara rating film ini khusus untuk dewasa, namun ada banyak makna yang terkandung didalamnya. Kalau saja tidak dikemas secara dark, film ini cocok untuk dijadikan tontonan remaja saat ini untuk banyak belajar mengenai batasan mengagumi seseorang. Salah satunya jangan mengagumi seseorang secara berlebihan, karena kita tidak pernah tahu seperti apa sebenarnya orang yang kita kagumi tersebut sebenarnya.

Saya suka banget sama alur cerita dan character development yang menurut saya sangat mengena. Karakter Jane benar-benar berkembang sejalannya dengan film. Mulai dari sifatnya yang childish dan tergila-gila dengan Paul, hingga Jane yang tersadar bahwa apa yang ia khayalan mengenai idolanya bukanlah yang sebenarnya.

fan girl
Courtesy of Black Sheep, Global Studios, Crossword Productions, Epic Media, Project 8 Projects © 2020

Untuk cinematography, sejujurnya saya agak terganggu sih. Tapi ini mungkin karena memang film “Fan Girl” ini menceritakan sisi gelap dari seorang artis sehingga tone film-nya banyak menampilkan tema gelap. Contohnya saja, ketika di daerah terpencil ternyata Paul menempati rumah kosong ala ala film “Perempuan Tanah Jahanam”, jujur mungkin kalau saya yang di posisi Jane saya sudah ilfeel sama idola saya sendiri, karena prince charming saya ternyata tinggal dirumah kosong berdebu dan bukan tinggal di mansion atau apartemen mewah seperti bayangan saya. Yah, tapi namanya juga film jadi sosok Jane ini tetap tergila – gila dengan sosok Paul lah.

fan girl
Courtesy of Black Sheep, Global Studios, Crossword Productions, Epic Media, Project 8 Projects © 2020

Saya salut banget dengan akting lead actress-nya karena ternyata Charlie Dizon yang saya pikir usianya masih muda banget ternyata sudah berusia 25 tahun. Namun, parasnya masih meyakinkan untuk memerankan gadis usia 16 tahun loh. Walaupun di Filipina sendiri Charlie Dizon merupakan aktris yang tergolong baru untuk dunia film tapi menurut saya aktingnya di film “Fan Girl” ini bisa saya acungi jempol.

Film bergenre drama yang agak dark ini ternyata menyabet banyak penghargaan di tahun 2020 dan tahun 2021 loh. Sebut saja penghargaan Metro Manila Film Festival 2020, ajang film bergengsi dari Filipina dan Entertainment Editor’s Choice 2021. Overall, film “Fan Girl” ini merupakan salah satu film yang wajib kamu masukan ke movie list kamu sih.

 

Fan Girl (2020)
R, 100 menit
Drama
Director: Antoinette Jadaone
Writer: Antoinette Jadaone
Full Cast: Charlie Dizon, Micko Laurente, Camille Penaverde, Bea Alonzo, Paulo Avellino, Mile Elmido Jr., Aikah Agnote, Cristine Calawod, Marjorie Lorico, Jack Alimbuyugin, Sheenly Gener, James Fajardo, Gie Onida, Mina Cruz, Joshua Cabiladas

#579 – Fan Girl (2020) was last modified: Agustus 5th, 2021 by Asya Indah Putri