Kisah penutup dari sebuah epik saga ini mengalir dengan begitu meyakinkan. Tidak seperti sekuel sebelumnya, film ini memberikan sebuah penutup yang merupakan akhir petualangan “Star Wars.” “Return of the Jedi” akan lebih terfokus mengenai konflik internal Darth Vader dengan dirinya dan anaknya, Luke Skywalker.

Dengan di bawah kendali sutradara yang berbeda, Richard Marquand, memberikan sesuatu yang cukup berbeda daripada film-film sebelumnya. Selain akan merasa terhibur dengan akhir petualangan ini, penonton akan merasakan sedikit unsur kejenakaan dalam perpaduan perang modern dan primitif.

Film ini dimulai dengan perlawanan melawan Jabba the Hut, demi menyelamatkan kembali Han Solo, yang diperankan oleh Harrison Ford, yang telah dikarbonasi pada film sebelumnya. Luke Skywalker dibantu Lando Calrissian, yang masih diperankan Billy Dee Williams, serta dua droid Luke, R2-D2 dan C-3PO, dan juga Leia, yang diperankan oleh Carrie Fischer. Akhirnya, mereka berhasil mengalahkan kekuatan Jabba dan menyatukan kembali Han Solo, serta melanjutkan petualangan mereka untuk mengalahkan kekuasaan jahat Imperial.

5-Picture1
Courtesy of Lucasfilm © 1983

Dalam melanjutkan perjalanannya menjadi seorang Jedi, Luke Skywalker, yang masih diperankan Mark Hamill, memutuskan untuk kembali ke Dagobah System, sesuai janjinya pada Yoda. Malangnya, pertemuan dengan Yoda adalah pertemuan yang terakhir baginya. Yoda, merasa Luke telah mendapatkan segalanya darinya. Namun Yoda merasa Luke belum menjadi seorang Jedi selama Ia belum bisa menghilangkan sifat dendam, amarah, dan agresif di dalam dirinya. Tidak hanya itu, sebelum Darth Vader kalah, Luke belum bisa menjadi seorang Jedi. Di akhir hidup Yoda, ternyata sebuah rahasia kembali terkuak. Ternyata Luke memiliki seorang saudara perempuan kembarnya, yang ternyata adalah Leia. Dengan kematian Yoda, Luke harus mengalahkan sang Ayah demi menghancurkan kekuatan Imperial.

5-Picture2
Courtesy of Lucasfilm © 1983

Darth Vader dan The Emperor ternyata membangun kekuatan mereka kembali. The Death Star yang sempat hancur kembali dibangun. Untuk menghancurkan The Death Star, kelompok penyerang dibagi menjadi dua, kelompok pesawat tempur yang dipimpin oleh Lando Calrissian, dan kelompok penyerang reaktor di Endor yang dipimpin oleh Solo, Skywalker, Leia, dan kawan-kawan.

Endor, yang merupakan sebuah bulan, ternyata adalah tempat dimana Wookie tinggal. Wookie adalah sejenis perpaduan beruang yang hidupnya cukup primitive. Singkat cerita, pertemuan dengan para Wookie dengan para jagoan dalam film ini menjadi salah satu bagian yang dikisahkan dengan cukup jenaka. C-3PO lebih memegang peranan dalam film ini, karena keahliannya dalam menjadi interpreter. Menceritakan apa yang terjadi kepada para Wookie, membuat mereka untuk melakukan sebuah rencana penyerangan.

5-Picture3
Courtesy of Lucasfilm © 1983

Luke Skywalker memutuskan untuk meninggalkan rombongan. Ia selalu merasa Vader akan terus mengerjarnya, karena perasaan antara mereka berdua yang sangat kental. Bertemu dengan Vader dan The Emperor, Luke mendapatkan berbagai macam godaan. Ia tetap diajak untuk bergabung dengan sisi jahat. Di lain pihak, penyerangan yang dilakukan Lando menuai sebuah balasan. Lando tidak menyangka bahwa mereka dijebak. Pada akhirnya, terjadi lagi duel antara Luke Skywalker dan Darth Vader. Luke dengan tambahan tangan palsunya berusaha untuk bertempur, tetapi untuk tidak membunuh Sang Ayah. Akhirnya Luke menyerah, dan Ia harus merasakan sengitan dari serangan The Emperor. Tidak tega melihat anaknya yang disakiti, Darth Vader malah membunuh The Emperor, yang kemudian melukainya. Darth Vader akhirnya menyesal dan harus mati.

Adegan perpisahan antara Vader dan Skywalker adalah salah satu bagian yang cukup menarik dalam film ini, apalagi saat Luke membuka topeng Vader. Dengan kematian para pemimpin Imperial serta hancurnya reactor mereka di Endor, membuat The Death Star kalah dan hancur atas serangan Lando dan kawan-kawan. Pada akhirnya, kedamaian kembali muncul dan kemenangan serta pesta ala Wookie menjadi sebuah penutup film yang cukup menghibur.

5-Picture4
Courtesy of Lucasfilm © 1983

Unsur jenaka yang dibawakan Marquand begitu tampak dalam film ini. Apalagi saat munculnya sosok para Wookie. Memang pada awal film ini yang bersetting di tempat Jabba, digambarkan sebagai sebuah tempat yang dipenuhi dengan makhluk-makhluk asing yang menyeramkan. Setidaknya adegan-adegan penuh dengan monster menyeramkan tidak akan muncul hingga akhir, apalagi ketika para Wookie sudah muncul di film ini.

Seperti film-film sebelumnya, film ini tetap mempertahankan keorisinalitasannya. Tidak hanya dari bagian opening, tetapi juga gaya khas closing, serta perpaduan musik Williams yang sangat dahsyat sepanjang film ini. Belum cukup sampai disitu, setting yang didesain begitu menarik akan memuaskan pandangan penonton sepanjang film ini. Kostum, make up, hingga special effect yang diperlihatkan dalam film ini sangatlah baik. Transisi antar adegan yang juga dibuat dengan begitu mengalir juga menjadi sebuah poin penting bagi film ini. Berhasil memanfaatkan semuanya dengan baik adalah sebuah poin lebih untuk film ini. Serta, dengan pemeran karakter-karakter utama yang tidak berubah adalah salah satu hal yang sangat baik untuk sebuah sekuel.

5-Picture6
Courtesy of Lucasfilm © 1983

Sebagai sebuah sekuel film petualangan, “Return of the Jedi” tidak menuai banyak penghargaan di ajang Academy Awards. Film ini hanya berhasil mendapatkan sebuah piala Oscar, untuk Special Achievement for Special Effects. Sebenarnya film ini mendapatkan empat nominasi, yaitu Best Original Score, Best Art Direction, Best Film Editing, dan Best Sound Effect Editing, dan semuanya gagal. Memang tidak sehebat “Star Wars”, tetapi film ini lebih akan memuaskan penonton daripada “The Empire Strikes Back.”

Ini adalah sebuah penutup dari sebuah saga yang dikemas dengan sangat baik. Tidak hanya mengandalkan dari unsur cerita saja, special effect tetap memegang peranan penuh di dalam film ini. Penonton akan merasakan pertempuran pesawat yang lebih dahsyat, dan menyenangkan. Menonton film ini tentu akan sangat menghibur. Alur cerita yang linear, tidak akan membuat penonton kebingungan. Tetapi setidaknya sebelum menonton film ini, Anda sudah harus menonton kedua film sebelumnya, sehingga akan mengerti dengan benar penutup cerita epik saga ini. Kisah saga dari George Lucas ini akan tetap dikenang, sebab penonton tidak akan bosan dengan unrealistic things yang ditawarkan film ini. Memadukan imajinasi, fantasi dengan berbagai macam jenis pesawat, kendaraan, yang unik dan aneh, menjadi sebuah kekuatan yang kemudian menjadi ciri khas film ini.

5-Picture7
Courtesy of Lucasfilm © 1983

“Return of the Jedi” adalah sebuah penutup yang sangat tepat. Memang agak cukup aneh dengan gaya penceritaan Lucas yang memulai dengan bagian pertengahan, yaitu pada film “Star Wars.” Sebetulnya film ini bukanlah sebuah penutup, sebab Lucas telah membuat tiga episode awal dari saga ini sesudah film ini. Setidaknya, film ini adalah salah satu masterpiece dari masa modern Hollywood yang harus menjadi sebuah klasik. “May the force be with you, all.”

Star Wars: Episode VI – Return of the Jedi (1983)
PG, 134 menit
Action, Adventure, Fantasy
Director : Richard Marquand
Writer: Lawrence Kasdan, George Lucas
Full Cast : Mark Hamill, Harrison Ford, Carrie Fisher, Billy Dee Williams, Anthony Daniels, Peter Mayhew, Sebastian Shaw, Ian McDiarmid, Frank Oz, James Earl Jones, David Prowse, Alec Guinness, Kenny Baker, Michael Pennington, Kenneth Colley, Michael Carter, Denis Lawson, Tim Rose, Dermot Crowley, Caroline Blakiston, Warwick Davis, Jeremy Bulloch, Femi Taylor, Annie Arbogast, Claire Davenport, Jack Purvis, Mike Edmonds, Jane Busby, Malcolm Dixon, Mike Cottrell, Nicki Reade, Adam Bareham, Jonathan Oliver, Pip Miller, Tom Mannion, Margo Apostolos, Ray Armstrong, Eileen Baker, Michael Henbury Ballan, Bobby Bell, Patty Bell, Alan Bennett, Sarah Bennett, Pamela Betts, Danny Blackner, Linda Bowley, Peter Burroughs, Debbie Lee Carrington, Maureen Charlton, Willie Coppen, Sadie Corre, Tony Cox, John Cumming, Jean D’Agostino, Luis De Jesus, Debbie Dixon, Margarita Fernández, Phil Fondacaro, Sal Fondacaro, Tony Friel, Daniel Frishman, John Ghavan, Michael Gilden, Paul Grant, Lydia Green, Lars Green, Pam Grizz, Andrew Herd, J.J. Jackson, Richard Jones, Trevor Jones, Glynn Jones, Karen Lay, John Lummiss, Nancy MacLean, Peter Mandell, Carole Morris, Stacie Nichols, Chris Nunn, Barbara O’Laughlin, Brian Orenstein, Harrell Parker Jr., John Pedrick, April Perkins, Ronnie Phillips, Katie Purvis, Carol Read, Nicholas Read, Diana Reynolds, Daniel Rodgers, Chris Romano, Dean Shackelford, Kiran Shah, Felix Silla, Linda Spriggs, Gerald Staddon, Josephine Staddon, Kevin Thompson, Kendra Wall, Brian Wheeler, Butch Wilhelm, Dalyn Chew, Celia Fushille-Burke, Mercedes Ngoh, Jennifer Jaffe
#5 – Star Wars: Episode VI – Return of the Jedi (1983) was last modified: November 14th, 2020 by Bavner Donaldo

8 KOMENTAR

  1. Wow 9.1

    Film wajib nonton ini, reviewnya juga oke as usual, kkk.
    Cuma bav, mgkn gambarnya sizenya jgn terlalu gede banget, jadi terlalu mendominasi daripada tulisannya .-. #justsaying

    Dan sekarang nambah list film lagi utk ditonton :’)
    And no wonder star wars are really famous

    Ciao
    Avarielle~

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here