Ngomongin masalah pelecehan seksual, salah satu hal yang cukup membuat miris adalah ketika para korban yang terjerat dengan segala ancaman. Ini berujung dengan ‘segelintir’ korban yang berani untuk bercerita dan sisanya yang secara tidak langsung mengamankan para penjahat kelamin ini. Begitupula dengan apa yang terjadi di Amerika Serikat pada tahun 2016 lalu. Film documenter HBO teranyar, “At the Heart of Gold” akan membawa penonton ke dalam skandal terbesar dalam sejarah olahraga senam di Amerika Serikat.

Berawal dari sebuah laporan yang di bulan Agustus 2016, Rachael Denhollander, mantan pesenam Amerika, melaporkan dokter Larry Nassar, yang telah melakukan pelecehan pada dirinya 16 tahun yang lalu. Keberanian Denhollander ternyata berhasil memancing ombak besar dari para perempuan lain untuk berbicara lewat campaign #MeToo. Alhasil, ada sekitar 265 perempuan yang menggugat Larry Nassar akan perbuatan jahatnya.

at the heart of gold
Courtesy of S.J. Gibson Films, Sidewinder Films, Home Box Office © 2019

Film berdurasi 89 menit ini awalnya akan membawa penonton untuk berkenalan dengan USAG aka USA Gymnastics, yang merupakan badan olahraga senam Amerika Serikat. Lembaga yang dibentuk tahun 1963 ini bertugas untuk melatih dan mensukseskan panen emas buat kontingen Amerika Serikat di ajang-ajang olahraga internasional, salah satunya Olimpiade.

Sedikit flashback, film ini juga menceritakan bagaimana Bela dan Marta Karolyi, pelatih pesenam legendaris Nadia Comaneci, untuk menjadi pelatih utama olahraga senam Amerika, dan bagaimana Karolyi Camps bekerja dengan metode keras mereka untuk menciptakan para peraih medali emas.

No pain, no gain. Tidak ada cara pintas untuk menjadi juara, dan ini yang memotivasi para pesenam untuk berlatih menjadi yang terbaik. Kesempatan ini kemudian dimanfaatkan oleh Larry Nassar, dokter para atlet yang selalu memastikan kesehatan fisik dan mental para atlitnya. Ajaibnya, dibawah kendalinya, para orangtua mampu berhasil dikelabui tanpa menyadari anak mereka sedang dilecehkan di ruangan yang terpisah. Pelecehan dengan modus pemeriksaan ini ternyata menjadi senjata Larry untuk melaksanakan aksi biadabnya.

499 picture3
Courtesy of S.J. Gibson Films, Sidewinder Films, Home Box Office © 2019

“At the Heart of the Gold” terasa begitu kaya, lewat rangkaian testimoni yang terasa bertubi-tubi menceritakan perjalanan para korban saat masih tergabung dengan USAG. Begitu juga bagaimana Nassar sangat mewarnai hari-hari mereka dengan pencitraan ‘Mr. Nice Guy,’ yang berhasil mempengaruhi mental korbannya dari bagaimana Ia memposisikan dirinya di komunitas, gereja, lingkungan, sampai di dunia olahraga.

Malang, dibalik pengabdiannya yang terasa begitu luar biasa, ternyata punya besar borok yang juga luar biasa. Banyak pihak-pihak seperti pelatih, dokter atlit yang lain, yang juga terlihat hanya ‘pura-pura tidak tahu’ dengan praktek biadab ini. Simpulan hemat saya, apa yang coba diutarakan para korban di film ini seperti mengurai pelecehan seksual yang terjadi secara sistemik.

499 picture4
Courtesy of S.J. Gibson Films, Sidewinder Films, Home Box Office © 2019

Ternyata benar. Masuk ke menit 70, saat Trinea Gonczar, salah satu kerabat sekaligus korban, memberikan statement di pengadilan adalah bagian favorit saya di sepanjang film ini. Yang paling berkesan adalah saat Trinea mengutarakan jika Ia telah Nassar selama 31 tahun dan sudah menganggapnya sebagai bagian keluarganya.

Momen disini terasa begitu menyentuh saat perkataan tajam Trinea mampu membuat Nassar menangis, sambil ditutup dengan kalimat: “I chose to look you in the face and tell that you hurt us. You hurt me, as I thought you realize I was abused for many years of my life. And these my old friend is because of you. I don’t know who you are now. … Goodbye Larry. It’s time for me to close the door. May God bless your dark broken soul.” So touching!

499 picture5
Courtesy of S.J. Gibson Films, Sidewinder Films, Home Box Office © 2019

Tidak hanya testimoni para korban, namun Hakim Rosemarie Aquilina juga menceritakan bagaimana proses hearing yang dilakukan begitu sentimental lewat gelombang pengakuan yang terus bertambah, yang berujung dengan putusan 175 tahun hukuman penjara. Saya mengapresiasi saat Aquilina tidak menerima jika Nassar hanya mendapat hukuman rehabilitasi saja.

 “At the Heart of the Gold” hadir cukup impresif, dan menyegarkan kita kembali untuk terus selalu berwaspada dengan siapapun. Kejahatan Nassar adalah sebuah pelajaran bagaimana kekuatan testimoni dan keberanian para korban mampu menghentikan rantai panjang kekerasan di USAG. Powerful!

At the Heart of Gold (2019)
TV-MA, 88 menit
Documentary
Director: Erin Lee Carr
Full Cast: Rosemarie Aquilina, Aimee Boorman, Nadia Comaneci, Rachael Denhollander, Trinea Gonczar, Kathy Johnson, Dominique Moceanu, Larry Nassar, Steve Penny, Géza Poszar

#499 – At the Heart of Gold (2019) was last modified: September 25th, 2022 by Bavner Donaldo