Di jaman sekarang ini, bisa berbahasa Inggris sudah menjadi sebuah kebutuhan yang cukup mutlak. Persaingan global yang semakin ketat, membuat orang-orang setidaknya bisa mengerti dengan salah satu bahasa yang sering dipakai ini dimana-mana. Khususnya untuk keluarga modern, Bahasa Inggris pun kini sudah dijadikan sebagai bahasa Ibu, yang kadang mirisnya mengalahkan bahasa kita sendiri. Kali ini, sebuah film dari negeri ginseng berjudul “I Can Speak” akan membawa penonton pada seorang nenek yang berusaha keras agar dapat pandai berbicara dengan bahasa Inggris.

Kisah film ini diawali dengan kehadiran Park Min-Jae, yang diperankan oleh Lee Je-Hoon, ke kantor barunya. Ia merupakan seorang pegawai negeri yang ditugaskan untuk membantu di kantor urusan sipil. Kerjaannya? Yang pasti menangani segala keluhan-keluhan masyarakat. Di tempat Ia bekerja, ternyata ada sosok ‘Goblin Granny’ yang selalu dihindari oleh rekan-rekan sejawatnya. Sosok ini bernama Na Ok-Boon, seorang nenek yang berprofesi sebagai penjahit, yang diperankan oleh Na Moon-Hee.

Courtesy of Echelon Productions, Inc., Myung Films © 2017

‘Goblin Granny’ terbilang adalah sebuah julukan yang legend. Ok-Boon sepanjang 20 tahun terakhir selalu melakukan pengaduan terhadap segala hal ganjil yang ditemukannya. Mulai dari papan promosi tanpa ijin, kabel listrik jalan yang tidak terawat, sampai sosok misterius yang mencurigakan buatnya. Kesemuanya itu dilengkapi dengan bukti foto yang disiapkannya. Tentu, nenek legenda ini jadi tantangan baru untuk Min-Jae.

Di hari pertama bekerjanya, Ia langsung bertemu dengan Ok-Boon. Ok-Boon yang sudah terlalu sering mengadu ini ‘diajarkan’ Min-Jae untuk mengikuti prosedur pengaduan yang ada, yaitu mulai dari mengambil nomor antrian, mengisi formulir pengaduan sampai menyiapkan berkas pendukung. Keesokan harinya, ajaibnya, Ok-Boon memenuhi permintaan Min-Jae, sekaligus mengambil seonggok nomor antrian untuknya. Dari sinilah kisah keduanya berlanjut.

Courtesy of Echelon Productions, Inc., Myung Films © 2017

Film berdurasi 119 menit memiliki formula cerdas yang sering dipakai film-film drama Korea lainnya. Gaya cerita yang digunakan oleh Yoo Seung-Hee ini terbilang sejenis dengan apa yang kita saksikan dalam “Hello Ghost,” yaitu dengan memasukkan kesan sedikit twist dengan kombinasi beberapa genre. Secara gamblang, film ini bisa dibagi ke dalam dua bagian besar. Bagian pertama berisi dengan kesan drama komedi yang menceritakan awal cerita Min-Jae dan Ok-Boon. Lalu, di bagian kedua baru masuk ke bagian yang lebih serius. Film ini mulai memasukkan unsur dramatisnya, ditambah miris ketika memasukkan cerita ‘a comfort woman’ didalamnya.

Tujuan Ok-Boon untuk mempelajari Bahasa Inggris menjadi kunci utama jalan cerita film ini. Di bagian awal, penonton mungkin akan berasumsi jika Ok-Boon berusaha mempelajarinya demi dapat bertemu dan berbincang dengan saudara laki-lakinya yang di Amerika Serikat. Akan tetapi, asumsi itu dengan mudah dibantah ketika masuk ke bagian kedua.

Courtesy of Echelon Productions, Inc., Myung Films © 2017

Dari penampilannya, saya cukup menyukai bagaimana kombinasi karakter Min-Jae dan Ok-Boon yang bisa tampil begitu hidup. Chemistry yang mengagumkan. Lee Je-Hoon mampu beradu akting dengan aktris veteran Na Moon-Hee, dan memainkan karakter mereka dengan sangat apik. Yang satu hadir dengan sosok yang keras, telaten sekaligus menjengkelkan Cuma baik hati. Yang satu lagi hadir seperti sosok teladan yang disiplin.

Walau terasa cukup overrated, “I Can Speak” mampu menipu saya. Film berdurasi 119 menit ini berhasil jadi sebuah tontonan penuh haru yang membuka mata kita akan para a comfort woman yang menuntut hak mereka walaupun mulai perlahan dimakan usia. Biarpun masih jadi kontroversi di negara, film ini terbilang cukup berani mengangkat isu serius dengan tontonan yang begitu menghibur. Great!

I Can Speak [Ai kaen sepikeu] (2017)
R, 119 menit
Comedy, Drama
Director: Kim Hyun-Seok
Writer: Yoo Seung-Hee
Full Cast: Na Moon-Hee, Lee Je-Hoon, Park Chul-Min, Yum Hye-Ran, Lee Sang-Hee, Lee Ji-Hoon, Jung Yeon-Joo, Kim So-Jin, Kim Il-Woong, Sung Yoo-Bin, Choi Soo-In, Lee Jae-In, Lee Dong-Hee, Jo Wan-Gi, Kim Ja-Young, Hwang Yeon-Hee, Choi Yong-Hyun, Lee Dong-Yong, Kim Seon-Kyeong, Choi Ji-Yeon, Lee Shin-Sung, Craig Smith, Jeong Yeon, Jung Won-Chang, Lee Sang-Won, Lee So-Jin, Jo Moon-Kyeong, Ken Fibben, Yana Gureeva, Son Kyeong-Won, Kim Jin-Ook, Im Jeong-Seon, Goo Min-Hyeok, Hwang Dae-Han, Song Kyeong-Ee, Jeong Won-Bo, Son Sung-Chan, Kim Nan-Hee, Yoo Gwang-Tae, Lee Seung-Min, Seol Chang-Hee, Yang Jin-Gyoo, Kim Gun-V, Jo Hyeon-Im, Ahn Tae-Yeong, Jeong Tae-Ya, Ahn Hwi-Tae, Lee Beom-Gyoo, Woo Sang-Gi, Kim Kyeong-Deok, Lee Jong-Hwa, Woo Ji-Hyun, Terris Brown, Choo Yeon-Gyoo, Song Tae-Eun, Lee Cheol-Gyoo, Kim So-Yeon, Lee Yeong-Eun, Ok Joo-RI, Lee Jeong-Hyeon, Lee Yong-Min, Ryoo Joo-Hyeon, Jeong Ji-Woong, Park Joon-Seo, Jo Mi-Cho, Hong Sang-Won, Lee Soo-Gil, Choi Gi-Sang, Im Won-Il, Jo Dong-Hee, Moon Jin-Soo, Park Hye-Yoon, Dennis Yen, Kim Dong-Seok, Laura Poe, Heidi Shon, Marty Terry, Cary Yoshio Mizobe, Joe Nathan King, Ken Luzadder, Gary Murakami, Minchi Morakami, Jack Halpin, William Kim, Luke Kim, Lee Dae-Yeon, Son Sook, Lee Chang-Jik
#470 – I Can Speak [Ai kaen sepikeu] (2017) was last modified: Desember 29th, 2020 by Bavner Donaldo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here