Bekerja di negeri paman Sam demi peruntungan yang lebih baik adalah hal yang sudah cukup biasa. Apalagi ketika mereka berembel-embel ‘berwisata’ yang berakhir dengan menjadi penduduk gelap disana. Melalui sebuah cerita pendek, “Debris” akan menghadirkan bagaimana sebuah insiden kecelakaan di sebuah rumah yang sedang melakukan renovasi menjadi semakin runyam.

Sosok karakter utama kita, Armando, yang diperankan oleh Tenoch Huerta, merupakan supervisor kelompok kuli yang mengerjakan proses renovasi rumah tersebut. Ia berusaha memastikan anak buahnya untuk mengikuti aturan yang telah disepakati dan berhati-hati dengan pekerjaan mereka yang berisiko. Dengan berani dan memegang teguh aturan, Ia menegur anak buahnya yang kedapatan menggunakan ruangan yang tidak diizinkan.

Courtesy of Andinofilms © 2017

Masalah film ini dimulai saat salah satu anak buahnya, Rafa, yang diperankan oleh Jorge Diaz, terjatuh dari atap dan menimpa beberapa balok yang berisi paku-paku. Rafa kemudian terpaku lumpuh dan digotong oleh rekan-rekan yang membantunya. Di saat yang sama, majikan mereka Tadevos, yang diperankan oleh Karren Karagulian, tiba di rumah dan mengetahui peristiwa naas itu. Dengan alih-alih mengambil handphone dan kunci mobil Armando, Tadevos memanggil dokter yang membawa mereka ke dalam sebuah kondisi yang tak akan pernah mereka sangka.

Courtesy of Andinofilms © 2017

Sungguh menarik. Film berdurasi 14 menit ini menghadirkan sebuah bencana tak terduga, yang hidup ketika keputusan instan yang mengacaukan segalanya. Film ini menyoroti bagaimana kehidupan para mereka imigran gelap, yang selalu ditakuti dengan ancaman terendus oleh para pihak pengaman negara, mau berani mengambil risiko untuk terus berdiam diri demi kehidupan yang lebih baik. Di sisi lain, lewat sosok Tadevos, saya menangkap bagaimana penduduk lokal memandang para imigran. Mereka tidak lagi hanya melihat dari sisi kebutuhan akan ‘fisik dan tenaga’ orang-orang ini, namun lebih dari itu. Seperti menangkap kesempatan dalam sebuah kesempitan. Lagi-lagi, jika ini memang terjadi di realita, patut menjadi kekhawatiran kita bersama. Ketika manusia sudah tidak lagi menjadi manusiawi. So sad!

Courtesy of Andinofilms © 2017

Ngomongin cara film ini bercerita, saya cukup menikmati bagaimana penggunaan single camera yang cukup dimaksimalkan penuh dengan terfokus dengan angle karakter utama kita. Walaupun dengan durasi yang singkat, namun kombinasi dialog yang bercampur antara bahasa Inggris dan Latin ini terbilang cukup padat, tanpa membuat penonton untuk bingung dengan arah ceritanya. Saya termasuk mengulang-ngulang film ini sambil menemukan beragam detil yang sebetulnya membuat cerita ini semakin menarik untuk dipahami.

Courtesy of Andinofilms © 2017

In overall, film ini berhasil membuat saya untuk menghela napas saya beberapa detik. Emosi dan perasaan waswas yang dihadirkan Armando yang panik benar-benar terasa, dan membawa kesan yang mengancam buat penonton. “Debris” menyajikan sebuah tontonan singkat yang berkesan, dan mempertanyakan kembali pada kita apakah kita masih berperikemanusiaan atau sudah dikuasai oleh nafsu hewani yang tidak menilai betapa berharganya nyawa seseorang. A thrilling inhumane tragedy!

Debris [Desecho] (2017)
14 menit
Short, Action, Crime
Director: Julio O. Ramos
Writer: Lucas Mireles, Julio O. Ramos
Full Cast: Tenoch Huerta, Karren Karagulian, Jorge Diaz, Abraham Luna, Hansel Ramirez, Daniyar
#501 – Debris [Desecho] (2017) was last modified: November 26th, 2020 by Bavner Donaldo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here