Diangkat dari salah satu New York Times Bestseller yang terinspirasi dari kasus Fretzl, “Room” menghadirkan sebuah kisah kehidupan seorang bocah dan ibunya dari sudut pandangnya. Namanya Jack. Ya, Jack, yang diperankan oleh Jacob Tremblay, memiliki postur kurus serta berambut panjang dan tebal. Ia hanya punya satu orang saja di dunianya: Ibunya.

Setiap pagi, Jack akan memulai ritual bangun paginya: mengucapkan salam kepada seluruh penduduk di dunianya. Ada tempat tidur, kursi, televisi, wastafel, bathtub, hingga toilet. Ia hidup bersama Ibunya, yang dipanggilnya Ma, yang diperankan Brie Larson. Di dunianya tidak ada jendela. Tetapi masih ada satu bagian atas yang terbuat dari kaca; satu-satunya pemberi tanda cuaca di luar dunia mereka.

186-Picture5
Courtesy Element Pictures, Film 4, FilmNation Entertainment, Irish Film Board, No Trace Camping, Ontario Media Development Corporation, Telefilm Canada © 2015

Jack baru saja berusia 5 tahun. Bersama Ma, Ia membuat birthday cake ala kadarnya. Yang menarik, kadangkala Ia harus tidur di dalam lemari. Ini hanya terjadi ketika Old Nick, yang diperankan Sean Bridgers, mengunjungi dunianya untuk bersetubuh dengan Ibunya sambil membawa berbagai macam suplai kebutuhan mereka. Bagi Jack segala hal disana berasal dari sulap, yang bisa ada tiba-tiba. Suatu ketika, Ma mengajak Jack untuk menatap realita yang sebenarnya dan merencanakan sebuah misi untuk melarikan diri.

Emma Donoghue, penulis naskah film ini, tetap mempertahankan gaya penceritaan seperti dalam novel larisnya, yaitu dengan menggunakan perspektif Jack dalam menceritakan kisahnya. Menariknya dalam cerita ini adalah bagaimana Donoghue mulai membuka satu per satu fakta dunia kecil mereka pada penonton, hingga penonton menyadari apa yang sebetulnya terjadi disana.

186-Picture1
Courtesy Element Pictures, Film 4, FilmNation Entertainment, Irish Film Board, No Trace Camping, Ontario Media Development Corporation, Telefilm Canada © 2015

Film yang disutradarai Lenny Abrahamson ini memang cukup sederhana. Hampir setengah bagian dalam film ini dikemas dalam set “Room” atau yang disebut juga dalam istilah populer “Fritzl case.” Secara garis besar, ceritanya dapat dibagi ke dalam dua babak besar. Pertama adalah mengenai Room itu sendiri (kehidupan Jack dan Ma) dan babak selanjutnya adalah proses pemulihan keduanya. Abrahamson menghadirkan kesederhanaan dengan cara yang cukup artistik, terutama Jacob Tremblay yang selalu dihadirkan secara sinematik.

Bicara dengan jajaran pemain film ini, mungkin yang cukup familiar buat saya hanyalah William H. Macy, yang cukup dikenal dalam “Fargo.” Disini Macy berperan sebagai Robert, yang merupakan ayah kandung Ma. Perlu diakui, film ini punya kombinasi leading act yang mengesankan. Brie Larson dan Jacob Tremblay hadir dengan chemistry Ibu-Anak yang luar biasa menyentuh, berkarakter kuat, dan tampil dengan seadanya. Tidak ketinggalan, penampilan aktris senior Joan Allen yang berperan sebagai Nancy, Ibu Ma, juga menjadi pendukung cerita yang punya andil di babak kedua.

186-Picture3
Courtesy Element Pictures, Film 4, FilmNation Entertainment, Irish Film Board, No Trace Camping, Ontario Media Development Corporation, Telefilm Canada © 2015

Terdapat banyak kekeliruan dan salah kaprah saat saya menyaksikan film ini. Mulai dari ekspektasi keliru saya akan Ma, lalu dengan status Jack, hingga jenis kelamin Jack. Cukup menarik. Wajah androgyny Tremblay dengan rambut panjangnya membuat saya Ia merupakan seorang anak perempuan yang memang kebetulan diberi nama Jack. Untung saja, cara pembeberan banyak fakta dalam ini membuat penonton mengerti dengan sebetulnya apa yang sedang terjadi.

Apa yang membuat menarik film ini? Kisah dan penampilan pemain utamanya. Dikemas melalui sudut pandang Jack membuat film ini cukup menarik. Ini terlihat dari bagaimana cara Abrahamson memberikan narasi dalam adegan-adegannya, hingga kadangkala mengambil beberapa adegan dari POV Jack. Saran saya bagi penonton yang mau menonton film ini, coba paksa diri anda untuk memandang dari sudut pandang Jack; Anda akan memahami dan menikmati kisah sederhana ini.

Room (2015)
R, 118 menit
Drama
Director: Lenny Abrahamson
Writer: Emma Donoghue
Full Cast: Brie Larson, Jacob Tremblay, Sean Bridgers, Wendy Crewson, Sandy McMaster, Matt Gordon, Amanda Brugel, Joe Pingue, Joan Allen, Zarrin Darnell-Martin, Cas Anvar, William H. Macy, Jee-Yun Lee, Randal Edwards, Justin Mader, Ola Sturik, Rodrigo Fernandez-Stoll, Rory O’Shea, Tom McCamus, Kate Drummond, Jack Fulton
#186 – Room (2015) was last modified: November 24th, 2020 by Bavner Donaldo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here