Diangkat dari sebuah novel fiksi, “Mudbound” merupakan sebuah kritik sosial akan perbedaan warna kulit yang terjadi di Amerika Serikat. Bila menyimak pada official poster-nya, awalnya saya mengira kalau ini mungkin akan terjadi di abad ke-19, layaknya “12 Years a Slave” ataupun “The Color Purple.” Ternyata, film ini bersetting di tahun 1940-an, dengan latar suasana pedalaman Mississippi.

Kisah berawal dari seorang perempuan bernama Laura, diperankan oleh Carrie Mulligan. Laura memutuskan untuk keluar dari dunia sempitnya, dan menjadi istri bagi Henry McAllan, yang diperankan oleh Jason Clarke. Pernikahan keduanya kemudian memberikan mereka dua putri cantik, sekaligus menjadikan Laura untuk berdedikasi sebagai Ibu rumah tangga. Hingga suatu hari, Henry memberikannya sebuah kejutan. Henry memutuskan untuk menyewa sebidang tanah pertanian dan memutuskan untuk pindah kesana, demi merealisasikan mimpinya selama ini. Malang, Laura tidak pernah merasa kalau suaminya ini pernah mengutarakan mimpinya itu.

mudbound
Courtesy of Armory Films, ArtImage Entertainment, Black Bear Pictures, Elevated Films, MACRO, MMC Joule Films, Zeal Media © 2017

Cerita kemudian memperkenalkan keluarga Jackson. Mereka terdiri dari Hap, kepala keluarga yang diperankan Rob Morgan. Lalu ada Ibu mereka, Florence, diperankan oleh Mary J. Blige, beserta 4 anak mereka. Putra tertua mereka, Ronsel, diperankan oleh Jason Mitchell, memutuskan untuk ikut serta dalam Perang Dunia kedua. Sehari-hari, keluarga ini bekerja di ladang dan mengurus perkebunan kapas guna membayar sewa rumah kecil mereka.

Kepindahan dadakan Henry ternyata tidak semanis yang dibayangkan. Rumah pertanian yang sudah dibayarnya ternyata telah ditempati oleh orang lain. Bersama istri dan ayahnya, Ia terpaksa untuk membawa keluarganya pindah ke sebuah rumah kebun yang persis berada di tanah yang Ia sewa. Disanalah mereka bertemu dengan keluarga Jackson, yang juga merupakan salah satu pembayar sewa tanah mereka.

379 picture1
Courtesy of Armory Films, ArtImage Entertainment, Black Bear Pictures, Elevated Films, MACRO, MMC Joule Films, Zeal Media © 2017

Cerita film ini sendiri diadaptasi dari novel tahun 2008 karangan Hillary Jordan, dan sebelumnya sempat menerima penghargaan Bellwether Prize di tahun 2006. Lalu, sutradara film ini, Dee Rees, mengadaptasinya bersama Virgil Williams. Dengan panjang 328 halaman di versi novelnya, keduanya menyulap menjadi naskah sepanjang 125 halaman, dan berdurasi 134 menit.

Bicara alurnya, film “Mudbound” sendiri berjalan dengan banyaknya narasi dari berbagai karakter yang ada. Penonton akan mengamati setiap karakter, dengan sudut pandang mereka, dan dibawakan dengan kata-kata yang puitis. Jalan ceritanya yang panjang mengalir di awal dengan cukup menarik. Namun, saat masuk ke pertengahan memang akan sedikit membosankan. Baru di bagian menjelang akhir, “Mudbound” semakin mengarah dengan pesan yang ingin disampaikan.

379 picture4
Courtesy of Armory Films, ArtImage Entertainment, Black Bear Pictures, Elevated Films, MACRO, MMC Joule Films, Zeal Media © 2017

Dee Rees membuktikan kalau Ia bisa menjadi salah satu sutradara wanita besar berikutnya, menyusul Jane Campion ataupun Sofia Coppola. Sebelumnya, Ia menyutradarai “Pariah” dan “Bessie.” Selain kisahnya yang menonjol, film ini menjadi semakin powerful dengan keindahan sinematografi Rachel Morrison. Morrison bisa menangkap shot-shot dan menjadikannya layaknya lukisan berkelas dengan paduan dialog puitisnya.

Tentu, peranan akting di film ini juga sangat menonjol. Saya cukup menikmati penampilan Carey Mulligan yang selalu konsisten, Garret Hedlund yang mempesona, sampai Mary J. Blige yang tak terduga. Karakter Florence memang tidak berperan sangat banyak di dalam cerita, tapi Blige tampil menonjol di film kelimanya.

379 picture3
Courtesy of Armory Films, ArtImage Entertainment, Black Bear Pictures, Elevated Films, MACRO, MMC Joule Films, Zeal Media © 2017

Film ini sebetulnya sudah di rilis pada awal Januari 2017 di Sundance Film Festical, sebelum akhirnya di rilis secara terbatas melalui Netflix. Bersama “Okja,” “Mudbound” merupakan salah satu andalan Netflix pada awards season 2017. Secara keseluruhan, film ini menampilkan posttraumatic stress disorder yang dialami oleh kedua tokohnya. Tetapi, mengutip ucapan Ronsel: “Should my story end there? Silenced and defeated? Oppresion, fear, and deformity. It would take an extraordinary man to beat all that.” And he proofed it. 

Mudbound (2017)
R, 134 menit
Drama
Director: Dee Rees
Writer: Virgil Williams, Dee Rees, Hillary Jordan
Full Cast: Carey Mulligan, Garrett Hedlund, Jason Clarke, Jonathan Banks, Jason Mitchell, Mary J. Blige, Rob Morgan, Kerry Cahill, Kelvin Harrison Jr., Dylan Arnold, Lucy Faust, David Jensen, Geraldine Singer, Samantha Hoefer, Henry Frost, Kennedy Derosin, Floyd Anthony Johns Jr., Elizabeth Ashling, Rebecca Chulew, Jon Arthur, Frankie Smith, Piper Blair, Peter Schueller, Jason Kirkpatrick, Elizabeth Windley, Frank R. Wilson, Roderick Hill, Patrick Constantine Bertagnolli Jr., Cynthia LeBlanc, Elaitheia Quinn, Claudio Laniado, Kyle Crawford, Tre Tureaud, Brady Calhoun, Joshua J. Williams, Charley Vance, Edward Rashad Smith, Lisha Wheeler, Creole Gaudet, Ashley Justice, Darrell L. Shuler, James Howard Askin, Nicholas Beam, Kevonte Mcdonald, Donald Mack, Ronald Pendelton, Chris D. Henry, Elton LeBlanc, Brandon J Williams

#379 – Mudbound (2017) was last modified: Juli 11th, 2021 by Bavner Donaldo