Cukup empat huruf untuk membentuk kata LEGO, sebuah mainan mini block yang dapat menciptakan segalanya. “The LEGO Movie” akan berkisah tentang mainan-mainan LEGO yang diceritakan akan mengalami sebuah hari kiamat yang dijuluki dengan “Taco Tuesday.”

Film ini memulai adegannya dengan aksi pencurian sebuah senjata yang paling hebat di negeri LEGO, Kragle. Kragle sendiri sebetulnya merupakan kata yang diadopsi dari Krazy Glue, nama dari sebuah lem. Aksi pencurian ini dilakukan oleh Lord Business dari Vitruvius. Vitruvius, yang disuarakan oleh Morgan Freeman, membuat sebuah ramalan bahwa akan ada seseorang yang menyelamatkan dunia LEGO, yang merupakan orang terpilih.

Setelah itu penonton akan berkenalan dengan sosok Emmet Brickowski, yang disuarakan oleh Chris Pratt. Emmet hanyalah seorang pekerja konstruksi dan salah satu penduduk dari Bricksburg. Bricksburg adalah sebuah kota modern yang dikelola oleh Lord Business, yang disuarakan oleh Will Ferrel. Dalam Bricksburg hanya ada satu aturan, “Do the instructions or I’m gonna make you sleep forever.” Hal ini membuat seluruh penduduk hanya hidup dengan menggunakan instruksi yang telah dibuat dan tidak pernah menggunakan otak mereka.

Kisah sebenarnya dari film ini dimulai ketika hadirnya sosok Wydstyle yang kemudian diketahui bernama Lucy, yang disuarakan oleh Elizabeth Banks. Lucy adalah sosok yang berambisi untuk menjadi sang orang terpilih. Apa daya, semua itu ternyata adalah untuk Emmet, yang menemukan Power of Resistance, yang sebetulnya hanyalah sebuah penutup dari Krazy Glue.

the lego movie
Courtesy of Warner Bros., Village Roadshow Pictures, RatPac-Dune Entertainment, The LEGO Group, Vertigo Entertainment, Lin Pictures, Warner Animation Group, Warner Bros. Animation © 2014

Dunia LEGO sendiri terdapat istilah Masterbuilders. Istilah ini diberikan hanya kepada sosok-sosok yang memiliki kemampuan untuk merangkai komponen-komponen LEGO menjadi sebuah hal yang baru. Kasarnya, sosok-sosok ini yang mampu menggunakan otak mereka. Masterbuilders sendiri terdiri dari karakter-karakter yang dikenali, seperti Shaq O’Neil, Abraham Lincoln, Michaelangelo, Patung Liberty, Superman, Indiana Jones, hingga Green Lantern. Para Masterbuilders adalah sosok-sosok yang berusaha untuk menjadikan dunia LEGO seperti semula tanpa adanya batasan yang dibuat oleh Lord Business. Sedangkan di sisi lain, Lord Business yang perfeksionis sedang berusaha untuk membuat sebuah dunia LEGO yang sempurna, dimana setiap LEGO akan direkatkan dengan Kragle akan tampak sempurna.

Petualangan Emmet akan menghadirkan sebuah perjalanan imajinasi buat penonton untuk masuk ke dalam dunia LEGO. Selain Bricksburg, ada The Old West, yang merupakan dunia Wild West versi LEGO. Lalu juga ada Middle Zealand, yang merupakan dunia Middle Age ala LEGO. Penonton juga akan sempat bertemu dengan pesawat dan kru Millennium Falcon, yang merupakan karakter dari petualangan saga “Star Wars.”

Sebetulnya, inti kisah ini cukup serupa dengan film-film lainnya. Berkisah tentang seorang terpilih yang akan mengubah nasib dunia. Namun, bila di eksplorasi, ada cukup banyak nilai-nilai yang terkandung yang coba diangkat. Ini seperti selalu berusaha positif, yang ditekankan oleh Unikitty; selalu percaya bahwa kita mampu melakukan segala sesuatu, seperti yang dipecayai Emmet; hingga selalu berpikir tentang sebuah pemikiran kreatif yang mampu menembus batas, yang coba diajar oleh Vitruvius.

26-picture7
Courtesy of Warner Bros., Village Roadshow Pictures, RatPac-Dune Entertainment, The LEGO Group, Vertigo Entertainment, Lin Pictures, Warner Animation Group, Warner Bros. Animation © 2014

Ada sepenggal kalimat yang cukup menarik dari film ini: “You don’t have to be the bad guy. You are most talented, most interesting, and most extraordinary person in the universe. And you are capable of amazing things. Because you are the Special. And so am I. And so is everyone. The prophecy is made up, but it’s also true. It’s about all of us. Right now, it’s about you. And you… still.. can change everything.”

26-picture3
Courtesy of Warner Bros., Village Roadshow Pictures, RatPac-Dune Entertainment, The LEGO Group, Vertigo Entertainment, Lin Pictures, Warner Animation Group, Warner Bros. Animation © 2014

Phil Lord dan Christopher Miller, sutradara dan penulis skenario film ini, menyajikan sebuah tontonan petualangan yang terlihat untuk segala usia, namun tidak dapat dinikmati sepenuhnya bagi anak-anak. Ada banyak hal yang tidak dapat diterima begitu saja, karena membutuhkan beberapa pengetahuan penonton. Contohnya, seperti “expensive coffee”, ataupun “Batman’s patent.” Film ini juga sebetulnya mengandung aksi-aksi yang tidak patut ditiru di dunia nyata, seperti perkelahian ataupun adegan serang-menyerang yang membuat LEGO hancur berkeping-keping. Tetapi setidaknya Lord dan Miller cukup membangun kisah dengan memperlihatkan kehebatan dari beberapa tokoh-tokoh yang awalnya disangka tidak memiliki kehebatan, serta juga beberapa adegan yang akan membuat penonton tertawa lepas dan datar.

26-picture4
Courtesy of Warner Bros., Village Roadshow Pictures, RatPac-Dune Entertainment, The LEGO Group, Vertigo Entertainment, Lin Pictures, Warner Animation Group, Warner Bros. Animation © 2014

Tetapi yang perlu dipuji dari seluruh crew  film ini adalah usaha yang sangat baik untuk membuat LEGO sebagai sebuah tontonan yang berarti. Walaupun masih didapati beberapa kejanggalan dalam film ini, seperti munculnya tiba-tiba alat penyadap di kaki Emmet dan gerak-gerik LEGO yang masih belum terlihat sangat halus, tetapi ini sebuah usaha yang luar biasa.

Iringan musik dalam film ini digubah oleh Mark Mothersbaugh, yang juga pernah berkolaborasi di dalam film “The Royal Tenenbaums”, “Moonrise Kingdom”, hingga “The Wolf at the Wolf Street.” Mothersbaugh menyajikan irama bernuansa pop upbeat, yang cukup menarik, terutama pada lagu “Everything is awesome” yang diubah-ubah ke dalam beberapa versi.

26-picture5
Courtesy of Warner Bros., Village Roadshow Pictures, RatPac-Dune Entertainment, The LEGO Group, Vertigo Entertainment, Lin Pictures, Warner Animation Group, Warner Bros. Animation © 2014

Apalagi yang membuat film ini menarik? Menurut saya, film ini ditutup dengan ending yang cukup mengharukan. Sebuah kejutan live action di bagian akhir adalah salah satu titik klimaks dalam kisah film ini yang tidak boleh dilewatkan penonton. Bila anda tidak menonton sampai habis, film ini hanya terlihat sebagai sebuah tontonan yang diperankan karakter-karakter LEGO. Karena pada bagian akhir, penonton akan menyadari sebuah hal lazim yang sering terjadi yang biasanya tidak disadari oleh para orangtua.

“The LEGO Movie” menghadirkan sebuah tontonan beralur cepat yang dikemas dengan sangat kreatif, cerdik, dan menarik. Walaupun belum sempurna, setidaknya film ini mampu menyulap penonton lewat keceriaan, komedi, hingga tampilan dunia LEGO yang begitu mengesankan. Awesome!

The LEGO Movie (2014)
PG, 100 menit
Animation, Adventure, Comedy
Director: Phil Lord, Christopher Miller
Writer: Phil Lord, Christopher Miller, Dan Hageman, Kevin Hageman
Full Cast : Will Arnett, Elizabeth Banks, Craig Berry, Alison Brie, David Burrows, Anthony Daniels, Charlie Day, Amanda Farinos, Keith Ferguson, Will Ferrell, Will Forte, Dave Franco, Morgan Freeman, Todd Hansen, Jonah Hill, Jake Johnson, Keegan-Michael Key, Kelly Lafferty, Chris McKay, Christopher Miller, Graham Miller, Liam Neeson, Doug Nicholas, Shaquille O’Neal, Nick Offerman, Chris Paluszek, Chris Pratt, Chris Romano, Jadon Sand, Cobie Smulders, Melissa Sturm, Jorma Taccone, Channing Tatum, Billy Dee Williams, Leiki Veskimets

#26 – The LEGO Movie (2014) was last modified: Juli 6th, 2021 by Bavner Donaldo