Suatu ketika, seorang pria mendatangi seorang wanita dan memintanya untuk menjadi pasangannya. Wanita itu pun terkejut. Sang lelaki mengajukan 90 hari percobaan. 90 hari untuk membuktikan cinta dan kesetiaannya. “The Story of 90 Coins” mungkin menawarkan premis yang terlalu manis, tapi jangan salah sangka dulu.

Film pendek ini terbilang sangat singkat. Hanya 10 menit, tetapi terasa seperti tontonan satu setengah jam. Bukan karena saya yang merasa kelamaan. Tapi, Bai Xuedan, penulis ceritanya, seakan berhasil menyusutkan inti kisahnya menjadi singkat dan padat, namun berkesan. Bagaimana tidak, film buatan Michael Wong ini mengubah persepsi awal saya yang merasa film ini terlalu manis untuk diceritakan dan berubah menjadi kebalikannya.

Courtesy of Hiersun, E&T Films © 2015

A day a coin. Itulah niat Wang Yu Yang, karakter pria yang diperankan Dongjun Han. Baginya koin yang diberikan setiap hari pada gadis idamannya, Chen Wen, yang diperankan oleh Zhuang Zhiqi. Bagi Yu Yang 90 koin adalah sebuah masa percobaan baginya. Bila Chen Wen menolaknya, 90 koin pemberiannya setidak bisa membiayai edisi minum-minum mereka untuk yang terakhir kalinya.

Wong menghadirkan suasana yang romantis dengan iringan musik piano yang berulang, ditambah dengan gaya penceritaan yang mengandalkan narasi dari kedua karakternya. Jika kita semakin terfokus dengan dialognya, penonton seperti diajak untuk masuk ke dalam kehidupan percintaan Yu Yang dan Chen Wen dari masing-masing sudut pandang. Dengan cerdas film ini mengutarakan bagaimana makna “kesetiaan dan kepercayaan” menjadi berbeda bagi antar gender.

Courtesy of Hiersun, E&T Films © 2015

Selagi menyaksikan ini, saya juga berusaha untuk memahami dari sisi Yu Yang dan juga Chen Wen. Yang terbenam di benak saya adalah “mungkin saya akan melakukan tindakan yang sama dengan Yu Yang, dan menilai Chen Wen salah.” Akan tetapi, bila menilai dari sebaliknya, saya merasa Yu Yang terkesan terlalu berlebihan, sebab bagi Chen Wen Ia seakan mengharapkan kepercayaan yang pada realitanya punya ekspektasi yang berbeda.

Film ini sudah melanglang buana di lebih dari 50 festival film ini, termasuk di Los Angeles Independent Film Awards, Los Angeles Film Awards, hingga London Film Awards. Wong mengatakan jika sebetulnya cerita dalam film ini terinspirasi dari sebuah kisah nyata. Saya juga tertarik dengan pesan singkat yang berhasil dituturkan film ini: “Don’t let a promise just be a beautiful memory.” Tapi buat saya itu belum cukup. Mungkin pesan yang diberikan film ini terasa begitu personal: “Jangan pernah meremehkan ataupun merusak sebuah kesetiaan, sebelum kamu menyesalinya.”

Special thanks to Michael Wong, sutradara film ini yang telah memprovide screener dan stills-nya. For Indonesian viewers, you can watch the movie and find another information in here: https://www.facebook.com/thestoryof90coins/

#353 – The Story of 90 Coins (2015) was last modified: November 13th, 2020 by Bavner Donaldo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here