Setelah 32 tahun “Return of the Jedi”, “The Force Awakens” hadir sebagai lanjutan pengobat rindu para pecinta Star Wars. Mengusung kehadiran tiga karakter utamanya: Luke Skywalker, Han Solo, dan Princess Leia, yang kembali ke layar setelah sempat dormant sejenak.
Episode ketujuh yang digarap LucasFilm yang kini dibawah naungan Disney’s berlanjut dengan pertempuran First Order dengan kelompok pemberontak, Resistance. Ini berawal ketika menghilangnya Luke Skywalker, yang diperankan oleh Mark Hamill. Skywalker menghilang semenjak murid tunggalnya, Ben, yang diperankan oleh Adam Driver, beralih aliran menjadi anggota First Order dan mengganti namanya menjadi Kylo Ren. Semenjak itu, terdapat usaha dari First Order untuk mencari Skywalker, yang lokasinya terdapat di sebuah peta rahasia. Peta rahasia ini dibagi ke dalam beberapa bagian, dan salah satu dijaga oleh sebuah droid yang bernama BB-8.
Semenjak memegang potongan peta tersebut, BB-8 masuk sebagai target incaran First Order. Ia kemudian bertemu dengan Rey, seorang pengumpul rongsokan yang diperankan oleh Daisy Ridley. Di saat yang sama, ada seorang stormtrooper bernama Finn, diperankan oleh John Boyega, yang berusaha untuk kabur dari sarang First Order. BB-8, Rey dan Finn kemudian masuk ke dalam petualangan mereka untuk membawa BB-8 ke markas resistance. Petualangan kemudian menjadi berlanjut ketika ketiganya yang membawa Millenium Falcon bertemu dengan sosok Han Solo dan Chewbacca.
J.J. Abrams yang didaulat sebagai sutradara, masih mempertahankan beberapa formula asli dari “Star Wars”, salah satunya adalah cerita serta pembuatan teknis yang tidak terlalu bergantung pada CGI. Dalam episode ini, unsur hubungan ayah-anak kembali terulang seperti pada trilogy originalnya. Kalau dulu Darth Vader dan Luke Skywalker, kali ini malah pada Han Solo dan Kylo Ren. Anyway, penggemar Star Wars tentu tidak akan ambil pusing untuk sebuah penantian yang menurut saya “cukup dipaksakan.”
Kehadiran Harrison Ford, Carrie Fisher dan sedikit saja oleh Mark Hamill, cukup memberikan kesenangan tersendiri bagi saya. Ketika keduanya tampil on screen di bagian agak pertengahan, rupa mereka yang semakin menua masih memberikan sedikit “obat kangen” buat saya yang cukup mengidolakan karakter-karakter fiksi buatan George Lucas ini.
Menilai penampilan mereka, ada empat karakter yang pegang peranan dalam ceritanya. Daisy Ridley berperan sebagai Rey yang berhasil memperlihatkan sosok wanita tangguh, John Boyega sebagai Finn yang cukup memberi essens humor dalam film ini, Adam Driver sebagai Kylo Ren yang menyebalkan tentunya serta BB-8. Sebagai droid terbaru dan asli buatan Disney, BB-8 mampu hadir lebih memikat disbanding C-3PO maupun R2-D2. It’s so lovable.
Legenda John Williams masih memegang peranan penuh untuk scoring film ini dan masih menghadirkan keseruan perang bintang dalam nada-nada tempo cepatnya walaupun tidak sefenomenal versi aslinya.
Secara keseluruhan, film ini merupakan pengobat rindu para penggemar trilogy 70-an Star Wars. I really really loved it, walaupun sebetulnya punya cerita yang terbilang biasa-biasa saja. May the force be with you, readers!