Kisah “Babi Buta yang Ingin Terbang” hadir sebagai sebuah satir akan gambaran masyarakat etnis Cina dengan Islam, yang seringkali tidak mudah. Sosok sentral dalam film ini adalah Linda, diperankan oleh Ladya Cheryl, yaitu seorang wanita yang punya bakat aneh, pemakan petasan.

Linda hidup dan besar dari sebuah keluarga dengan etnis Cina. Engkongnya, mengubah namanya dari Wie Gian Tik menjadi Suwisno Wijanarto, sebuah hal yang cukup biasa bagi para masyarakat etnis Cina di Indonesia. Linda kecil, yang diperankan Clairrine Baharrizki, sering menemani engkongnya yang senang bermain billiard dan juga bermain dengan teman sesama etnisnya, Cahyono. Berbeda dengan Linda, Cahyono kecil punya kebiasaan unik. Ia selalu menunduk ketika berjalan. Ia juga seringkali mendapatkan perlakuan yang kurang mengenakkan dari anak-anak setempat. Linda hanyalah satu yang cukup paham dengan Cahyono.

165-Picture3
Courtesy Babibutafilm © 2008

Ayah Linda adalah seorang dokter gigi yang bernama Halim, diperankan oleh Pong Harjatmo. Sedangkan Ibunya, Verawati, adalah seorang pebulutangkis putri yang “rapuh” dan senang menggunakan pakaian atlet kebanggaannya. Kehidupan Halim dan Vera serta anak mereka Linda, masuk ke tahapan yang baru ketika sang Ayah memutuskan menjadi mualaf dan menikahi asisten cantiknya, Salma.

Memulai debutnya, Edwin cukup berhasil untuk menampilkan kehidupan masyarakat etnis Cina yang cukup minoritas di Indonesia. Edwin juga mengemas kisahnya dengan beberapa tema kontroversi, seperti berlindung di balik agama, seperti yang dilakukan Salma untuk memenangkan Planet Idol; ataupun Halim, dengan motif agar dapat menikah lagi.

165-Picture1
Courtesy Babibutafilm © 2008

Yang cukup mengejutkan, film ini juga menyentuh tema homoseksualitas di Indonesia. Yahya, yang diperankan oleh Joko Anwar, berusaha memberikan latihan pemanasan penetrasi demi meyakinkan sang kekasih, Romy. Akan ada sedikit adegan threesome yang tidak terlalu vulgar, tetapi agak cukup di dramatisasi, terutama ketika adanya tetesan-tetesan menghampiri kacamata hitam yang tergeletak di lantai.

165-Picture4
Courtesy Babibutafilm © 2008

Ceritanya dikemas singkat-singkat, dengan gaya penceritaan yang cukup sepi dan lambat. Alur ceritanya juga cukup tidak terstruktur, tetapi tetap dapat dinikmati. Di sepanjang film ini hanya ada satu lagu yang sepertinya menjadi bagian penting ceritanya, “I Just to Say I Love You”-nya Stevie Wonder. Mulai dari Linda kecil, Linda dewasa, Halim, Salma, Romi, hingga Cahyono terhitung menyanyikan lagu ini. Yang paling menarik adalah ketika Cahyono dewasa bersama Linda dengan santainya menyanyikan karaoke lagu tersebut sambil dilatari background footage “mengenang 10 tahun peristiwa Mei 1998” yang berisikan rekaman aksi huru-hara yang juga banyak menyerang etnis Cina.

Salah satu yang menarik dari film ini adalah bagaimana cara Edwin untuk menyentil hal-hal dengan cara yang cukup mengena. Selain yang tadi, mungkin adegan pertama film ini: “Verawati,  pebulutangkis yang rapuh” cukup menjelaskan kepada penonton mengenai salah satu tema yang diangkat film ini.

165-Picture5
Courtesy Babibutafilm © 2008

Bicara tentang judulnya yang agak nyeleneh, sosok Cahyono ataupun Verawati adalah beberapa sosok yang tergambar dari judulnya. Dalam pemahaman saya, “babi buta” yang dimaksud mungkin adalah orang-orang minoritas. Sedangkan ingin “ingin terbang” berarti ingin mendapatkan kebebasan layaknya “babi normal.” Akan tetapi, alangkah tidak mungkin ketika seekor babi, yang juga buta, ingin dapat terbang suatu hari. Sebuah impian yang belum tentu dapat diwujudkan oleh para babi normal. Yup, satir ini juga memberikan kesan bahwa tidak hanya yang minoritas saja, yang mayoritas sebetulnya juga belum tentu untuk mampu melakukan kehendaknya sebebas mungkin. Nice!

Blind Pigs Who Wants to Fly [Babi Buta yang Ingin Terbang] (2008)
77 menit
Drama
Director: Edwin
Writer: Edwin
Full Cast: Ladya Cheryl, Pong Harjatmo, Andhara Early, Joko Anwar, Wicaksono, Carlo Genta, Elizabeth Maria, Clairrine Baharrizki, Darren Baharrizki, U K L, S Wijanarko, Kwee Bian Sing, Buen, Rivano Setyo Utomo, Cesa David Luckamanayah, Raja Khalil Jibran, Yolanda, Nadya, Matthew

#165 – Blind Pigs Who Wants to Fly [Babi Buta yang Ingin Terbang] (2008) was last modified: November 24th, 2020 by Bavner Donaldo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here